News Room,Selasa(12/05) Kondisi cuaca di Kabupaten Sumenep, baik wilayah daratan maupun kepuluan, dalam kondisi sangat buruk di kurun waktu seminggu terakhir. Hal itu berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Kalianget Sumenep. Kepala BMG Kalianget, Asmunawar mengatakan, kondisi cuaca yang buruk tersebut akibat efek badai tropis Canghong yang sedang menggejala di wilayah Barat Laut Filipina. Badai Changhong bisa menyebabkan hujan lebat yang disertai angin kecang bahkan angin puting beliung. Sehingga meski hanya satu minggu, namun dampaknya pada kondisi laut sangat berbahaya. Ketinggian ombak seperti di laut Masalembu bisa mencapai 0,3 hingga 2 meter, dan diperairan Sapudi dan Arjasa bisa mencapai ketinggian ombak 0,3 hingga 1 meter. “Hujan lebat yang disebabkan awan comulonimbus, berpotensi terjadi angin puting beliung. Sebagai akibat dari mekanisme masa tekanan air hujan yang cukup besar, yang turun dari awan hujan,†tegasnya. Asmunawar menyatakan, kecepatan angin wilayah daratan bergerak mulai 3 hingga 20 knot per jam. Sementara untuk wilayah laut bisa mencapai diatas 20 knot per jam. Kerana itu pihaknya mengingatkan dunia pelayaran, agar lebih berhati-hati terutama dari ketentuan tonase kapal serta pentingnya peralatan keselamatan. ( Yasik, Adjie )