Sumenep-Kominfo News Room : Cuaca Jawa Timur, terutama Surabaya cerah berawan dan kondusif untuk penerbangan. Sementara, gelombang di perairan Indonesia relatif normal sehingga aman untuk pelayaran. Kepala Seksi Data dan Informasi BMG Juanda, Endro Tjahyono, saat dikonfirmasi, Senin (18/06) mengatakan, arah angin dari timur dan selatan dengan kecepatan 0,5 hingga 50 km/jam. Suhu udara 16-34 derajat celcius. Jarak pandang 2-11 km. Dikatakan Endro, peluang hujan masih akan terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur, utamanya di wilayah pegunungan, namun intensitasnya ringan dan terjadi pada sore atau malam hari yang sifatnya lokal. Peluang hujan itu, dikarenakan adanya La Nina dengan intensitas lemah, sehingga menyebabkan musim kemarau saat ini, bersifat kemarau basah yang ditandai dengan adanya hujan dengan intensitas ringan. La Nina diperkirakan hingga Oktober 2007. Koordinator Prakirawan Mochammad Effendi mengatakan, tinggi gelombang berangsur-angsur turun, gelombang Laut Jawa 0,8-2,0 meter. Samudera Hindia 1,0-2,5 meter. Perairan Bawean 0,5-1,5 meter, Kepulauan Bawean 0,8-1,5 meter, Selat Bali 0,7-1,5 meter dan penyeberangan Ujung Kamal 0,5-1,3 meter. Arah angin dari timur laut hingga timur dengan kecepatan 8-34 km/jam. Sementara, pasang air laut tidak setinggi pada 15-16 Juni lalu, mencapai 160 cm, yang terjadi karena adanya gaya tarik menarik antara bulan dan matahari terletak dalam satu garis lurus. Pasang maksimum pun juga turun hingga 130 cm terjadi pukul 11.00 dan surut minimum 140 terjadi pukul 19.00. Disamping itu, beberapa hari lalu, katanya, ketinggian air laut mencapai hingga 4 meter, umumnya, kondisi ini banyak dipengaruhi oleh dorongan angin dari Benua Australia, yang menyebabkan kecepatan angin lebih kencang 10 hingga 40 km/jam. Ketinggian gelombang itu, akan membahayakan kapal nelayan dan pelayaran, namun dengan kondisi tinggi gelombang di perairan Bawean, Kangean dan Selat Bali saat ini, hendaknya bagi nelayan atau kapal tongkang agar tetap waspada. ( JNR, Esha )