Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-02-2017
  • 1102 Kali

Cuaca Ekstrim, Nelayan Masih Enggan Untuk Melaut

Media Center, Rabu ( 08/02 ) Cuaca ekstrim yang terjadi di perairan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyebabkan para nelayan enggan melaut. Karena, laut masih belum bersahabat.

"Kalau dipaksakan melaut dikhawatirkan akan berdampak negatif pada keselamatan para nelayan," kata salah satu nelayan asal Desa Legung, Kecamatan Batang-batang, Rabu (08/02/2017).

Ia mengaku sudah dua pekan terakhir para nelayan tidak bisa melaut, karena cuaca laut memang tidak bisa dilawan.

"Terjadinya cuaca ekstrim di sejumlah perairan di Sumenep ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat nelayan. Sebab, warga Legung mayoritas mata pencariannya sebagai nelayan," ujarnya.

Sementara Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Subakti menjelaskan, kecepatan angin di perairan Kabupaten Sumenep dalam kisaran 10-45 kilometer per jam dari arah barat ke timur.

“Akibat kecepatan angin tersebut, berdampak pada tinggi gelombang laut  di wilayah perairan Sumenep,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, ketinggian ombak di perairan Pulau Kangean mencapai 2 hingga 4 meter, wilayah perairan Masalembu mencapai 1,5 hingga 3,5 meter dan di wilayah perairan selat Madura mencapai 1 hingga 3 meter.

“Mulai besok pagi cuaca akan kembali membaik. Tapi untuk hari ini masih ekstrim,” ucapnya. ( Nita, Fer )