Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-08-2015
  • 768 Kali

Cuaca Ekstrem, Syahbandar Larang Kapal Berlayar

News Room, Senin ( 10/08 ) Cuaca ekstrem menyelimuti perairan Sumenep. Ketinggian gelombang mencapai 2,5 hingga 3 meter. Akibatnya, Syahbandar setempat melarang kapal dengan jurusan sejumlah kepulauan Sumenep, untuk berlayar.

"Gelombang mulai tinggi yang disertai dengan angin kencang dengan kecepatan 28 hingga 30 knot per-jam. Ini sangat berhaya bagi pelayaran. Makanya kami larang kapal berlayar,"kata Petugas Syahbandar Kalianget, Sumenep, Fajar Siddik, Senin (10/08).

Cuaca buruk ini terjadi sejak Minggu (09/08) kemarin, dan akan berlangsung hingga 4 hari kedepan. "Berdasarkan informasi dari BMKG Maritim Tanjung Perak, Surabaya, cuaca ekstrem akan melanda perairan Sumenep selama sepekan ke depan,"paparnya.

Ia mengungkapkan, kapal untuk jurusan Pulau Kangean, Sapeken dan Masalembu, hingga Senin (10/08) ini tidak ada yang berlayar. "Selama cuaca laut masih buruk, kami tidak akan mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar,"ungkapnya.

Fajar menambahkan, saat ini kapal yang boleh beroperasi hanya jurusan Sapudi, Raas dan Jangkar (Situbondo). "Untuk jurusan kepulauan Sumenep lainnya, dilarang beroperasi,"pungkasnya.

Untuk lintasan kepulauan Kangean dan Sapeken, dilayani operator  PT. Sakti Inti Makmur, dengan mengoperasikan Kapal Cepat Express Bahari 8B, dan PT. Sumekar dengan kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS), dan Kapal Cepat Express Mega. Sedangkan lintasan ke Pulau Masalembu, dilayani kapal perintis, yakni KM. Amukti Palapa, KM. Sabuk Nusantara 27, KM. Miami, dan KM. Maumere. ( Nita, Esha )