Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-01-2013
  • 620 Kali

Cuaca Buruk, Nelayan Sumenep Tak Melaut

News Room, Senin ( 07/01 ) Angin kencang dan ombak besar yang melanda wilayah perairan Kabupaten Sumenep, sejak 4 hari terakhir ini, membuat para nelayan di pesisir pantai Kecamatan Pasongsongan, tak melaut. Selama cuaca laut buruk, para nelayan tidak ada yang berani beraktivitas, mereka hanya berjaga-jaga di pinggir pantai, khawatir perahunya terseret ombak. Ratusan perahu nelayan terlihat ditambatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) nasional Kecamatan Pasongsongan, agar terhindar dari amukan cuaca buruk. Salah satu nelayan asal Kecamatan Pasongsongan, Ahmad Fausi mengatakan, cuaca buruk melanda diperairan Kecamatan Pasongsongan, sejak empat hari lalu. Akibatnya, para nelayan tidak bisa beraktifitas ke laut. “Sudah 4 hari ini, kami tak melaut. Kami hanya bisa berjaga-jaga perahu kami secara bergantian, kalau tidak dijaga takut terbawa arus air yang kencang,”kata Fauzi, Senin (07/01). Sejak cuaca laut buruk, aktivitas nelayan setempat diisi dengan memperbaiki jaring yang rusak akibat diterjang cuaca buruk. “Ya nelayan saat ini hanya bisa memperbaiki jaring yang rusak, sambil menunggu cuaca laut kembali normal. Jadi, untuk sementara tidak ada nelayan yang menangkap ikan dilaut,”terangnya. Hal senada juga diungkapkan Jauhari. Menurutnya, jika kondisi cuaca laut buruk terjadi secara berkepanjangan, para nelayan terancam akan kesulitan mencari nafkah, karena tidak bisa menangkap ikan. Padahal mereka harus menghidupi keluarganya, sebab selain sebagai neayan mereka tidak ada pekerjaan lagi. “Kalau cuaca ini terjadi berkepanjangan kami khawatir tidak bisa mencari ikan dilaut. Padahal, mata pencaharian kami satu-satunya adalah menangkap ikan dilaut,”ungkapnya. Jauhari menegaskan, para nelayan saat ini tidak bisa memprediksi terjadinya cuaca buruk, meski dipinggir pantai tidak terjadi angin, namun setelah ditengah laut tiba-tiba cuaca buruk, akibatnya para nelayan harus kembali dengan tangan hampa. ( Nita, Esha )