Media Center, Jumat ( 19/01 ) Mendekati Pencocokan dan Penelitian (Coklit) serentak pada 20 Januari
2018, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kalianget sudah tuntas
memberikan pembekalan terhadap 7 Panitia Pengumutan Suara (PPS) serta
Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) melalui Bimbingan Teknis
(Bimtek) di masing-masing PPS.
Bimtek mulai dilakukan dari tanggal
16 hingga 18 Januari 2018, ditiap-tiap PPS oleh PPK Kalianget dengan
waktu yang tidak bersamaan. Materi yang diberikan mengacu pada Buku
Pedoman PPDP dan hasil Bimtek yang diberikan KPU Sumenep kepada PPK
Kalinget. Sedangkan tujuannya, agar PPDP siap bekerja dan melaksanakan
tugas pada tahap Pencoklitan secara tepat dan benar.
"Alhamdulillah, semua PPS dan PPDP sudah selesai kita bekali melalui
Bimtek, sehingga siap kerja melakukan tahapan coklit," ungkap Ketua PPK
Kalianget, Moh. Suadi, Jumat (19/01).
Menurutnya, pada tanggal 20
Januari 2018 akan dilaksanakan coklit serentak se
Indonedia, termasuk di Kabupaten Sumenep. Pihaknya optimis PPDP di
masing-masing PPS yang ada di Kecamatan Kalianget siap bekerja secara
maksimal sesuai tahapan dan aturan.
Ia juga berpesan, agar PPS
selalu melakukan koordinasi dengan PPK, jika ada kendala yang didapat
oleh PPDP yang bertugas dimasing-masing Desanya.
"PPS tetap harus dampingi atau monitor PPDP, segera koordinasi jika ada yang perlu didiskusikan dengan PPK," tukasnya.
Sebab, sambung Suadi, tahapan pencoklitan ini sangat urgen. Jangan
sampai ada kesalahan pendataan, harus betul-betul telaten dan cermat,
sehingga hasilnya benar dan sesuai, serta tanpa ada kendala.
Selain itu, ia juga berharap PPDP dapat pula melakukan sosialisasi
terhadap masyarakat yang hendap di datanginya, agar turut serta
menyukseskan Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubenur (Pilgub dan Wagub) Jawa
Timur (Jatim) tahun 2018.
"Menyukseskan Pilgub Jatim 2018 ini,
artinya masyarakat pada tanggal 27 Juni 2018 yang lupa ke TPS untuk
melakukan pemilihan," pungkasnya. ( Nita, Esha )