Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-10-2005
  • 695 Kali

CEGAH PENULARAN FLU BURUNG SEJAK DINI

Sumenep-Infokom News Room : Flu burung adalah suatu penyakit menular pada hewan yang disebabkan oleh virus influenza (H5N1), biasanya menyerang burung dan kadang-kadang juga babi. Penyakit ini menular dari burung ke burung, dapat juga menular kepada manusia. Sedangkan penularan dari manusia ke manusia sampai saat ini belum ditemukan. Pada tahun 2003, flu burung terjadi di Hongkong. Dan pada tahun 2004 menyebar ke Vietnam, Thailand, Korea Selatan, Jepang dan Indonesia. Penyakit flu burung ini ditularkan melalui udara yang tercemar virus H5N1 yang berasal dari kotoran atau sekreta burung atau unggas yang menderita penyakit influenza. Sedangkan informasi umum tentang virus H5N1 dianjurkan bahwa, pada burung yang terinfeksi virus untuk segera dimusnahkan, virus dapat dimatikan dengan suhu 56 derajad celcius selama 3 jam atau 60 derajad celcius selama 30 menit, pada suhu dingin virus dapat bertahan pada zat yang terkontaminasi selama 3 bulan, dan dalam air virus dapat bertahan selama 4 hari pada suhu 22 derajad celcius dan lebih dari 30 hari pada suhu 0 derajad celcius. Selanjutnya, pada virus yang pathogen penelitian menunjukkan, bahwa setiap gram zat terkontaminasi virus dapat bermuatan virus yang mampu mengkontaminasi 1 juta burung, virus menyebar dari suatu negara ke negara lain melalui perdagangan produk unggas hidup maupun dari sekresi unggas yang bermutasi dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan sumber dari Pusat Promosi Kesehatan, Departemen Kesehatan RI 2004, dan WHO serta MOH Hongkong disebutkan, bahwa pengobatan terhadap flu burung itu dapat menggunakan M2 Inhibitor atau Amantadine dan Rimantadine serta Neuraminidasw Inhibitor atau Oseltamivir dan Zanimivir. Adapun gejala flu burung juga disebutkan, sama dengan gejala flu biasa, yaitu demam > 38 derajad celcius, sakit tenggorokan, batuk mengeluarkan ingus, nyeri otot, sakit kepala. Pada beberapa kasus dalam waktu singkat dapat menjadi berat, demam tinggi, infeksi paru-paru (pneumonia), gagal pernafasan yang diikuti kegagalan fungsi organ lainnya dan dapat berakibat kematian. ( Esha )