News Room, Kamis ( 02/01 ) Untuk mengurangi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), khususnya di Kabupaten Sumenep, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep akan memaksimalkan program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) di Sumenep. Kepala BPMP-KB Kabupaten Sumenep, H. Ach. Masuni, SE, MM melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Dra. Hj. Sri Nurhayati, M.Hum kepada News Room, Kamis (02/12) mengungkapkan, jika program PKHP sangat penting untuk memberdayakan perempuan dalam membantu peningkatan taraf hidupnya, “Dengan membina mereka dalam suatu usaha serta memberikan modal usaha, akan membantu kelangsungan hidupnya dengan baik,”ungkapnya. Sebab, diakui Hj. Sri Nurhayati, dari sejumlah kasus yang menjadi korban KDRT, banyak diantaranya karena alasan persoalan ekonomi. Karena itu, program PKHP diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya perempuan untuk bangkit dan berusaha meningkatkan perekonomian dalam keluarga. “Dengan program PKHP tersebut, diharapkan jumlah KDRT di Sumenep akan terus menurun, hingga tidak ada kasus KDRT lagi,”tegasnya. Sedangkan untuk program PKHP tahun 2013 sudah dilaksanakan kepada 20 Kelompok Masyarakat (Pokmas) perempuan masing-masing mendapat bantuan Rp. 6.500.000,00 sebagai bantuan hibah untuk modal usaha. Disamping itu pada tanggal 31 Desember 2013 lalu, pihaknya telah menyerahkan bantuan sejumlah peralatan memasak setelah sebelumnya dilakukan pelatihan kepada 20 korban KDRT dan 20 korban kekerasan pada anak, untuk biaya hidup bagi balita, dan biaya sekolah bagi anak yang sudah sekolah, masing-masing sebesar Rp. 2.000.000.00. ( Ren, Esha )