Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-09-2020
  • 690 Kali

Cegah Covid-19, Bupati Harapkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Media Center, Rabu ( 09/09 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas setiap hari, sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di daerah setempat.

“Saat ini, jumlah pasien sembuh atau telah selesai isolasi terus bertambah, tetapi hendaknya masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah," kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, Rabu (09/09/2020).

Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep memang masih terjadi di masyarakat, sehingga meskipun ada pasien telah sembuh atau selesai isolasi, tetapi ada juga warga yang terinfeksi virus itu.

Untuk itulah, salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19 adalah meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan dan peraturan pemerintah, supaya kasus Covid-19 terus menurun dan Kabupaten Sumenep kembali berada di zona hijau.

“Peta sebaran Covid-19 per Rabu (09/09/2020) untuk Kecamatan daratan yang termasuk zona hijau sebanyak enam Kecamatan, zona kuning sebanyak empat kecamatan dan zona oranye sebanyak delapan kecamatan, sementara kecamatan di kepulauan pada zona hijau kecuali Kecamatan Sapeken karena termasuk zona oranye,” imbuh Bupati dua periode ini.

Bupati menyatakan, pihaknya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) melalui jajaran Polres dan Satpol PP terus melakukan penegakan kedisiplinan masyarakat, untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

“Kami berupaya masyarakat meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, agar Kabupaten Sumenep kembali ke zona hijau, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas,” pungkasnya.

Sesuai data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep per Rabu (09 September 2020), kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 316 kasus, di antaranya 270 orang terkonfirmasi selesai isolasi atau sembuh dan meninggal dunia 14 orang. ( Yasik, Fer )