News Room, Kamis ( 12/05 ) Kasus ledakan bom ikan (bondet) di Sumenep, kembali memakan korban. Kali ini menimpa Morahba alias Morahwi (60), warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih. Korban dilempari bondet oleh orang tak dikenal, saat mencari rumput diladang miliknya, didaerah setempat. Akibatnya, korban mengalami luka parah dibagian lengah kiri dan dagu hingga mulut. Kabag Operasional Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto menjelaskan, setelah mendapat laporan mengenai adanya kasus ledakan bondet, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Kami belum bisa berkomentar banyak tentang kasus tersebut, karena anggota masih dilapangan untuk melakukan penyelidikan. Kami tidak ingin berandai-andai mengenai kasus itu,”kata Edy Purwanto, pada wartawan di Polres Sumenep, Kamis (12/05). Ada dugaan korban yang sedang mencari rumput itu sengaja dilempar "bondet" oleh orang tak dikenal. “Namun, kami tidak ingin berasumsi lebih dulu tentang hal itu. Semua informasi tentang kasus tersebut sedang didalami anggota kami. Apakah korban memang dilempar atau terkena percikan bondet, itu yang diselidiki anggota,”ujarnya. Selain olah TKP, kata Edy, anggota Polsek Batuputih sudah memeriksa dua orang saksi, semuanya warga disekitar TKP. “Baru dua orang saksi yang dimintai keterangan. Sebab, lokasi kejadian jauh dari pemukiman penduduk. Jarak terdekat rumah warga ke lokasi sekitar 75 meter, dan waktu kejadian berlangsung di TKP sepi,”ungjapnya. Edy juga mengungkapkan, untuk korban belum bisa dimintai keterangan, karena masih dirawat di rumah sakit daerah (RSD) Sumenep, dan kondisinya tidak memungkinkan untuk diajak berkomunikasi. “Korban menderita luka di bagian dagu hingga mulutnya. Kami tidak mungkin memaksakan diri untuk memeriksa korban,”pungkasnya. ( Nita, Esha )