Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-12-2011
  • 332 Kali

Camat Pragaan Akan Menggelar Pertemuan Dengan Warga

News Room, Kamis ( 29/12 ) Camat Pragaan, Abdul Madjid, S.Sos, M.Si berencana menggelar pertemuan dengan masyarakat setempat, terkait dengan aktivitas penambangan batu bata, setelah kejadian penambangan batu bata di Dusun Tenggina Desa Sentol Laok yang longsor pada Selasa (27/12) siang. Abdul Madjid, Kamis (29/12) mengatakan, pihaknya bersama Forum Pimpinan Kecamatan kembali merencanakan pertemuan guna mensosialisasikan pada masyarakat, agar kejadian longsornya penambangan batu bata di Dusun Tenggina Desa Sentol Laok itu tidak terulang lagi di wilayahnya. Bahkan, pihaknya juga menekankan dalam pertemuan tersebut, pengusaha dan pemilik lahan untuk mengurus ijin penambangan batu bata, serta teknis penambangan sesuai dengan anjuran pemerintah. ”Kami bersama anggota Pimpinan Kecamatan berkomitemen untuk mengadakan pertemuan dengan sejumlah Kepala Desa, pengusaha dan pekerja, agar menyadarkan masyarakatnya untuk mengurus ijin penambangan batu bata dan teknik penambangan batu batu yang aman.”tegasnya. Abdul Madjid menyatakan, pihaknya sebenarnya sudah melakukan sosialisasi dan pembinaan pada masyarakat tentang aktivitas penambangan batu bata. Namun, ternyata belum membuahkan hasil, karena masyarakat tetap tidak mengurus ijin penambangan, bahkan teknis penambangan masih mengeruk batu bata dari bawah, sehingga berbentuk lubang/kubangan yang sangat membahayakan keselamatan pekerja. ”Karena itu, dengan pertemuan yang kedua kalinya ini, mampu menyadarkan masyarakat untuk menambang batu bata sesuai dengan anjuran pemerintah, yakni menambang batu bata mulai dari atas tanah hingga ke bawah. Kejadian longsornya penambangan batu bata di Desa Sentol Laok tersebut yang kedua kalinya, karena sebelumnya juga pernah longsor dan menelan 1 korban jiwa,”ungkapnya. Abdul Madjid menjelaskan, di wilayahnya sebenarnya terdapat 6 lokasi yang menjadi kawasan penambangan batu bata. Namun, hasil pemantauan terakhir yang dilakukan, hanya di 3 lokasi yang masih terdapat aktivitas penambangan batu bata. Sementara itu, akibat penambangan batu bata Desa Sentol Laok Kecamatan Pragaan yang longsor mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, yakni Hasiah alias Buk Jamal, dan Sanah, 2 korban luka berat, yakni Netti alias Buk Map, dan Maenah alias Buk Sam, serta korban luka ringan, yakni Buk Uwa. ( Yasik, Esha )