News Room, Rabu ( 24/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyerahkan subsidi transportasi raskin tahap kedua untuk bulan Juli hingga Desember 2008 kepada 27 Camat. Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM secara simbolis memberikan bantuan tersebut kepada Camat Sapeken, Arjasa, Raas, Pragaan, Batang-batang dan Camat Guluk-guluk di Kantor Bupati, Rabu pagi (24/12). Wakil Bupati mengatakan, Camat dan Kepala Desa dalam mendistribusikan raskin harus tepat sasaran, termasuk menggunaan bantuan transport raskin itu sesuai mekanismenya, sebagai dana pendukung pendistrubian raskin. Pemerintah Kabupaten Sumenep sejatinya tidak ingin program raskin ini bermasalah, apalagi sampai bersentuhan dengan hukum gara-gara dilaporkan elemen masyarakat ke pihak kepolisian. ''Saya minta kehati-hatian Camat dan Kepala Desa dengan raskin, sebab sebagian besar persoalan bantuan bagi masyarakat yang berkaitan dengan hukum, paling banyak tentang pendistribusian dan transport raskin,''tegasnya. Wakil Bupati menyatakan, Tim Raskin Kabupaten dan Kecamatan semakin proaktif mengawasi penyalurannya, dengan tujuan untuk meminimalisir penyimpangan, baik tentang harga, jumlah dan mutu. Selian itu, pihaknya meminta Camat untuk senantiasa membimbing Kepala Desa, agar membuat administrasi penyalurannya, sehingga jika ada tuntuhan hukum, Kepala Desa memiliki data dan bukti yang konkrit. Ditempat yang sama, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, H. Ach. Sadik, S.Sos menuturkan, dana subsidi untuk transport raskin tahap kedua ini melalui APBD 2008 dengan total anggaran mencapai Rp. 1.345.808.250,00. Kecamatan kepulauan tertinggi menerima alokasi subsidi transport raskin adalah Kecamatan Sapeken sebesar Rp. 204.840.000,00, Arjasa sebesar Rp. 196.218.000,00. Kecamatan Raas sebesar Rp. 107.662.000,00, sedangkan Kecamatan daratan, yakni Kecamatan Pragaan sebesar Rp. 66.819.000,00, Guluk-guluk sebesar Rp. 48.431.000,00, dan Kecamatan Batang-batang sebesar Rp. 42.709.000,00,"ungkapnya. H. Ach. Sadik menambahkan, secara keseluruhan 27 Kecamatan penebusan raskin sudah mencapai 100 persen. Hanya saja, untuk Kecamatan kepulauan, beras raskin dititipkan di Gudang Dolog Kalianget, karena pengrimannya terkendala faktor cuaca. ( Yasik, Esha )