Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-02-2006
  • 720 Kali

CABANG OLAHRAGA SEBAGAI PRIORITAS UTAMA DALAM PERSAINGAN GLOBAL NEGARA LAIN

Sumenep-Infokom News Room : Ditengah-tengah berlangsungnya arus globalisasi, cabang olah raga ternyata masih menjadi prioritas utama dalam bersaing dengan negara lain. Karena itu, cabang olah raga diharapkan mampu mencapai tingkat Internasional, bukan hanya tingkat Nasional. Demikian diungkapkan Ketua Harian Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Propinsi Jawa Timur, H. Soekarno Marsaid, ketika memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Olah Raga Daerah (Musorda), di Hotel Utami Sumekar Sumenep, Senin (27/02). H. Soekarno Marsaid menandaskan, banyaknya cabang olah raga yang ada di Kabupaten Sumenep, seperti halnya catur, bulu tangkis, bola volly, basket dan pencak silat, sudah selayaknya mendapatkan perhatian dan bimbingan yang baik, agar bibit yang benar-benar berkualitas mudah dicari. Namun, H. Soekarno Marsaid menuturkan, mencari bibit berkualitas itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan pemilahan yang jitu. Karena itu, untuk mencari bibit berkualitas, suatu daerah diperlukan mengadakan kompetisi yang bagus, supaya mutiara-mutiara olah raga yang masih terpendam bisa bermunculan, dan menjadi atlet yang bisa membawa nama baik daerahnya. H. Soekarno Marsaid menjelaskan, persaingan olah raga bukan hanya dilakukan di kancah Internasional, tapi juga di tingkat Kabupaten maupun Kota. Sementara itu, Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dalam sambutannya menyatakan, untuk meningkatkan cabang olah raga tersebut, pihaknya sudah melakukan pembinaan. Namun, Bupati menuturkan, untuk tetap meningkatkan olah raga, dibutuhkan kecintaan dan komitmen yang kukuh, sebagai modal dasar. Karena itu, pihaknya berharap kepada para pengurus KONI periode 2006-2010, untuk senantiasa meningkatkan cabang olah raga hingga mencapai kancah internasional. Usai membuka secara resmi pelaksanaan Musorda itu, Bupati secara resmi juga memberikan uang pembinaan kepada para pembina maupun juara olah raga, diantaranya Pembina Bola Volly, H. Sofyan Hadi, mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 6 juta. Kemudian, Pelatih Basket, Wahyudiyono sebesar Rp. 6 juta, dan uang pembinaan sebesar Rp. 2,5 juta, diberikan kepada Juara I Pencak Silat se Jatim yang diraih Moh. Darwis. ( Nita, Esha )