Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-07-2017
  • 759 Kali

Bupati Temukan Tim SIAP SEHAT Hanya Dijaga Satu Petugas

Media Center, Jumat ( 07/07 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) dr. H. Moh. Anwar, pada Jumat (07/07).

Namun dalam sidak itu, orang nomor satu di Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini menemukan Tim Sistem Informasi dan Administrasi Pelayanan Kesehatan Terpadu (Tim Siap Sehat) hanya dijaga satu orang. Padahal seharusnya penjaga itu dari berbagai instansi, yakni Dinas Sosial (Dinsos), Dispendukcapil, Dinkes, dan BPJS Kesehatan.

“Kok bisa Tim SIAP SEHAT di Rumah Sakit hanya ada satu orang penjaga. Mestinya ada 5 perwakilan dari beberapa instansi terkait, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan BPJS,”terang Bupati KH. A. Busyro Karim, Jumat (07/07).

Bupati menegaskan, fakta di lapangan itu ternyata tidak sesuai dengan komitmen bersama. Berdasarkan keputusan bersama, akan ada perwakilan dari instansi tersebut disini, agar keluarga pasien yang menggunakan layanan kesehatan melalui program pemerintah itu terlayani dengan cepat.

"Tapi petugas yang ada di Tim SIAP SEHAT justru hanya ada satu orang saja. Akibatnya, banyak yang antri untuk mengurus persyaratan administrasi bagi pasien Rumah Sakit Umum Daerah yang menggunakan layanan program SPM dan BPJS," tegasnya.

Ia meminta Tim SIAP SEHAT tersebut tidak kosong dari petugas. Sebab, keberadaan Tim SIAP SEHAT itu untuk membantu kelancaran proses administrasi pasien yang akan berobat di RSUD.

“Ini peringatan pertama, dan tidak akan ada peringatan kedua. Jadi, bagaimanapun caranya tempat ini jangan sampai kosong. Kalau sampai terjadi seperti ini lagi, lihat saja sanksi yang akan diterimanya,”tukasnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Fitril Akbar, M.Kes mengaku telah sering mengingatkan, karena beberapa waktu terakhir ini banyak petugas yang tidak ada. Padahal sesuai komitmen awal, Tim SIAP SEHAT ini untuk mempermudah koordinasi antar sektor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Rumah sakit ini kan hanya sebagai tempat saja, tapi selama ini kami telah mengingatkan kepada petugas yang terkesan melempem itu, tapi rupanya kurang diperhatikan,”ujarnya.

dr. Fitril mengungkapkan, kondisi tersebut tidak akan berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit, namun berpengaruh pada pembayaran perawatan medis.

“Mudah-mudahan dengan sidak ini, petugas Tim SIAP SEHAT selalu stand bye di tempat tugasnya, agar administrasi pasien SPM dan BPJS selalu lancar,"pungkasnya. ( Nita, Esha )