Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-09-2013
  • 358 Kali

Bupati Sumenep Siap Gerojok BBM Ke Kepulauan

News Room, Rabu ( 24/09 ) Angin segar bagi masyarakat di 7 Kecamatan kepulauan di Kabupaten Sumenep. Bupati bersama pejabat yang tergabung dalam Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Sumenep, telah mengambil langkah taktis dengan menggelar rapat koordinasi, pada Selasa (24/09) sore, untuk mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kepulauan. Hasilnya, Pemkab Sumenep siap menggerojok BBM untuk masyarakat di 7 Kecamatan kepulauan. “Kami bersama Forpimda sudah sepakat akan menggerojok BBM ke kepulauan, bahkan menambah kuota sesuai kebutuhan. Mulai besok (25/09) melegalkan kembali pemegang rekom untuk memasok BBM kekepulauan,”terang Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si usai rakor bersama Forpimda, yang terdiri dari Ketua DPRD, Komandan Kodim 0827, Kepolisian, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Syahbandar, dan pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep. Bupati menjamin dengan memberlakukan rekom yang lama, pasokan BBM di kepulauan akan kembali lancar. Apalagi sudah ada kesepakatan dengan seluruh Forpimda tidak akan ada penangkapan BBM. “Memang ada kesepakatan dengan Forpimda yang menjamin tidak akan ada penangkapan lagi. Forpimda pun siap mengawal pendistribusian BBM ke kepulauan, kapan saja masyarakat mau memasok BBM ke kepulauan, kami siap mengawalnya,”tegas Bupati. Forpimda masih melegalkan pemegang rekom lama untuk memasok BBM ke kepulauan, sebelum muncul rekom baru yang akan di revisi oleh Forpimda, karena kebutuhan BBM sudah sangat mendesak bagi masyarakat kepulauan. “Ini jalan satu-satunya yang harus ditempuh untuk mengatasi kelangkaan BBM di kepulauan. Kami tidak bisa membiarkan masalah ini berlarut-larut. Waktunya sudah mendesak, maka BBM harus segera terkirim ke kepulauan, apapun risikonya,”tandasnya. Bupati menambahkan, sambil memperbaharui rekom, Forpimda mempersilahkan pendistrbusian BBM ke kepulauan dilakukan. “Kalau menunggu rampungnya perubahan rekom dari Forpimda, maka masyarakat kepulauan akan semakin menderita,”ujarnya. Menegenai jumlah BBM yang akan digerojok ke kepulauan, Bupati tidak memberi batasan. ”Silahkan pemegang rekom memasok BBM ke daerah kepulauan sesuai yang dibutuhkan, kami tidak membatasi, dengan catatan persedian BBM di SPBU mencukupi, kami hanya menjamin tidak akan ada penangkapan bagi pemasok BBM yang menggunakan rekom, itu saja, masalah waktunya terserah masyarakat, kapan akan memasok BBM tersebut,”terangnya. Sesuai data yang ada di Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep, kuota BBM bagi Kabupaten Sumenep di tahun 2013 untuk wilayah daratan dan kepulauan masing-masing berjumlah 55.203 kiloliter untuk premium, dan 29.000 kiloliter solar. ( Nita, Esha )