Media Center, Minggu ( 17/11 ) Masyarakat Kecamatan Masalembu bisa menikmati jaringan internet setelah jaringan 3G milik Telkomsel di Kecamatan setempat sudah mulai aktif sejak Sabtu (16/11/2019) malam.
Pembangunan jaringan internet ini, berefek dalam pembangunan teknologi untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan di daerah, sehingga warga dapat memanfaatkan jaringan internet 3G dengan baik, terutama kaum muda yang merupakan konsumen luar biasa.
“Masyarakat harus menggunakan internet sesuai dengan kebutuhan untuk sebuah kemajuan, bukan sarana bermain dan menciptakan generasi yang buruk akibat dari jaringan internet ini,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat Safari Kepulauan Bersilaturrahim dengan ASN, Kepala Desa, Tokoh Agama dan Masyarakat, di Kecamatan Masalembu pada Sabtu (16/11/2019) kemarin.
Bupati menyatakan, masyarakat harus menggunakan jaringan internet yang sehat, supaya berdampak luar biasa bagi kehidupan sehari-hari, jangan memanfaatkan pembangunan jaringan internet ini untuk mengakses konten negatif agar tidak berakibat buruk bagi kehidupannya.
“Jaringan internet ini bisa mengakses apa saja di dalamnya baik yang positif maupun negatif. Jadi masyarakat hendaknya memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pembangunan, semisal mempromosikan potensi kearifan lokal maupun sebagai sarana berwirausaha melalui digital,” imbuhnya.
Saat safari kepulauan Bupati ke Kecamatan (Pulau) Masalembu, sedangkan PT Telkomsel memasang jaringan internet 3G yang sebelumnya hanya tersedia jaringan internet 2G di Kecamatan setempat, tujuannya agar masyarakat bisa menikmati jaringan internet yang lebih baik.
Untuk itu, pemerintah daerah berharap tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan pendidikan moral dan akhlak kepada masyarakat dan anak muda, bahwa jaringan internet tidak hanya berdampak positif saja, melainkan juga berefek negatif.
“Tokoh agama dan tokoh masyarakat termasuk orang tua untuk mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan telepon genggam serta jaringan internet, karena jika tidak ada pengawasan bisa disalahgunakan membuka konten tidak mendidik, yang bisa menyebabkan generasi muda dan masyarakat akhlaknya buruk,” pungkas Bupati dua periode ini. ( Yasik, Fer )