News Room, Rabu ( 18/05 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyerahkan bantuan dana bidang keagamaan untuk organisasi keagamaan di Pendopo Agung, Rabu (18/05). Penyerahan bantuan untuk organisasi keagamaan tersebut diberikan pada 143 organisasi, dengan total anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp. 172.500.000,00. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, bantuan organisasi keagamaan melalui APBD 2011, memang menurun dibandingkan bantuan bidang keagamaan tahun sebelumnya. Penyebabnya bukan faktor kesengajaan Pemerintah Dearah untuk mengurangi jumlah bantuan tersebut, namun dampak dari kekuatan anggaran dana APBD yang sangat terbatas, sehingga jumlah bantuan bidang keagamaan untuk organisasi kegamaan juga menurun. ”Penurunan jumlah bantuan untuk organisasi keagamaan ini memang dampak dari kekuatan APBD yang sangat terbatas, sebab kekuatan APBD sebesar Rp. 1,1 trilyun penggunaannya untuk gaji pegawai saja sebesar Rp. 629 milyar lebih, ditambah dengan bantuan hibah totalnya menjadi Rp. 800 milyar, sehingga sisanya untuk pembangunan yang terbagi di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Bupati meyatakan penerima bantuan tidak melihat besar kecilnya bantuan namun hendkanya memaknai bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah atas eksistensi organisasi keagamaan. Untuk itu diharapkan bantuan tersebut bisa membantu operasional organisasi keagamaan dalam melakukan kegiatan pemberdayaan umat. ”Saya minta maaf jika bantuan kali ini jumlahnya menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. tersebut. Dan sekali lagi ini bukan kesengajaan untuk mengurangi jumlah bantuan bidang keagamaan,”ungkapnya. Organisasi keagamaan bisa bersinergi dengan jajarannya dalam membangun Sumenep ke arah yang lebih baik, terutama dalam memberdaayakan ummat untuk membangun nilai-nilai kebersmaan ditengah-tengah masyarakat. ”Organisasi keagamaan yag tersebar dipelosok perkotaan dan pedesaan diharapkan sumbangnnya untuk menguatkan sosial masyarakat terutama membangun kebersamaan , sebab nilai-nilai kebersamaan mulai memudar tergerus pengaruh globalisasi dan modernisasi,”tambah Bupati KH. A. Busyro Karim. Sementara penerima bantuan sebanyak 143 organisasi keagamaan, diantaranya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan Pengurus Daerah Muhammadiyah. Besaran dana bantuan bagi masing-masing organisasi keagamaan beragam atau tidak sama, minimal sebesar Rp. 750.000,00, dan maksimal sebesar Rp. 19 juta. ( Yasik, Esha )