Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-11-2014
  • 752 Kali

Bupati Sumenep Resmikan Monumen Keris

News Room, Senin ( 10/11 ) Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si meresmikan “Monumen Keris” di pertengahan jalan Desa Pandian dan Kelurahan Karangduak Kecamatan Kota Sumenep. Hal tersebut, karena di Sumenep memiliki empu keris yang luar biasa dimasa lalu, dan memiliki potensi stategis. Bahkan, keris merupakan karya agung yang diakui sebagai budaya dunia. Apalagi sejak tahun 2005 lalu PBB, keris telah ditetapkan sebagai warisan dunia kategori non bendawi, dan terbaru sebagai pengrajin terbanyak dunia yang diakui Unesco di tahun 2012 sebanyak 648 orang. “Karena itu, dengan pencanangan tersebut, Sumenep merupakan bagian promosi wisata dan masuk salah satu destinasi wisata di Jawa Timur dan nusantra,”ungkap Bupati saat memberikan sambutan pada pembukaan Monument Keris, Minggu (09/11). Jika selama ini Sumenep dikenal dengan Sumekar, kemudian saat ini The Soul of Madura, kemudian juga dikenal dengan Kota Keris, karena memang di beberapa daerah juga banyak yang memiliki identitas lebih dari satu. Bahkan, Bupati juga berharap Sumenep sebagai Kota Keris dapat menjadi kekuatan akan nilai yang terkandung di dalam keris yang selama ini berkembang di masyarakat. Seperti halnya dengan sikap yang “keras tape akerres (keras namun berkeris red). Yang memiliki makna, boleh bersikap keras, namun tetap memiliki moral dan ilmu. “Jadi tak hanya keras seperti lempengan batang keris, tapi memiliki kekuatan moral dan intelektual, serta tak cukup kuat dan berani, tapi harus bermoral dan berilmu,”tambahnya. Sementara Kepala Dinas PU. Cipta Karya Sumenep, Drs. Bambang Iriyanto, M.Si menjelaskan, dalam kegiatan peresmian Monument Keris juga dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, seperti Jalan Jalan Sehat, Makan Campor 10.000 piring dan kegiatan sayang anak. “Ini untuk menandakan kehidupan masyarakat Sumenep dari masa kemasa, yang unik, keramat, berkarakter dan khas,”tambahnya. ( Ren, Esha )