Kalianget-Kominfo News Room : Dalam rangka kegiatan peringatan Hari Jadi ke 737 Kabupaten Sumenep, Minggu kemarin (19/11) Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM melepas Lomba Dayung Tradisional di Pelabuhan Kalianget. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM mengatakan, masyarakat tidak alergi dengan pembangunan kepariwisataan didaerah, dan tidak menilai istilah kepariwistaan sarat kandungannya dengan hal-hal yang berbau negatif, karena bagaimanapun juga potensi alam dan budaya masyarakat manakala dipelihara, dipertahankan bahkan berusaha memperkaya kebudayaan dengan berbagai variasi, akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Terkait dengan sisi negatifnya akan hilang dengan masyarakat. Bupati mengatakan, sejatinya jika dilihat dari sisi budaya dan kultural, Lomba Dayung Tradisional ini merupakan sebuah andil dalam melestarikan dan menggali potensi dalam upaya mengembangkan kepariwisataan di Kabupaten Sumenep. Oleh sebab itu, dengan terus mempertahankan dan melestarikan budaya yang ada, niscaya Kabupaten Sumenep akan menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Nusantara. Apalagi kata Bupati, dengan kehadiran Jembatan Suramadu yang dioperasionalkan tahun 2008 mendatang, pemerintah telah berkomitmen untuk membangun masyarakat Madura, termasuk Kabupaten Sumenep, karena itu masyarakat mempersiapkan diri sejak dini untuk mengelola potensi, baik kekayaaan alam maupun pariwisatanya. Sementara itu Lomba Dayung Tradisional ini diikuti sebanyak 41 regu dengan masing-masing berjumlah 3 orang yang terdiri dari utusan Dinas, Badan, Kantor dan Bagian dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep sebanyak 11 regu, utusan Kecamatan daratan dan kepulauan 14 regu, utusan masyarakat 16 regu. Adapun hasil kejuaraannya sebagai berikut, Juara I Lang-Balang dari Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget, Juara II Aeng Panas Kecamatan Pragaan, Juara III Poser Alam dari Kecamatan Gayam, Juara IV Poser Angin dari Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget, dan Juara V dari Desa Gapurana Kecamatan Talango. ( Yasik, JuP-03, Esha )