Media Center, Senin ( 01/10 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menghendaki PGRI Sumenep harus menjadi wadah bagi pengembangan para guru.
“Kita harus jujur bahwa salah satu masalah klasik di bidang pendidikan adalah masalah SDM guru yang rendah. Karena itu keberadaan PGRI harus mampu memompa semangat dan kedisiplinan, kualitas dan inovasi para guru.” tegas Bupati pada Pelantikan Pengurus Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH), Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI), Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS), dan Badan Khusus Perempuan serta PGRI Cabang Khusus STKIP PGRI Sumenep bertempat di Aula STKIP PGRI setempat, Senin (01/10).
Ia menyatakan, PGRI dibentuk untuk mengakomodir kebutuhan dan kepentingan anggotanya, sehingga keberadaannya seyogyanya menjadi wadah mobilisasi tumbuhnya gairah inovasi anggotanya.
“Saya berharap dukungan PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep, sebab saat ini, rata-rata lama sekolah di Sumenep masih rendah yakni 5,22 tahun dan angka harapan sekolah baru 12,74 tahun.” imbuhnya.
Bupati mengungkapkan, sesuai target Pemerintah Daerah, tahun 2019 nanti, rata-rata lama sekolah diharapkan mencapai 6,40 tahun dan angka harapan sekolah menjadi 13,27 tahun, sehingga PGRI Sumenep terus memobilisasi tumbuhnya gairah inovasi para guru untuk melakukan terobosan guna meningkatkan kualitas pendidikan.
“Oleh karena itu, tugas kita bersama untuk meningkatkan kualitas SDM, menurut Al-Qur'an sumber daya manusia ada tiga macam yakni sumber daya fisik, sumber daya akal dan sumber daya hati. Jika ketiga sumber daya kekuatan ini benar-benar diberdayakan mampu menjadi bangsa yang maju, unggul, berkualitas dan berdaya saing di tingkat global.” tandas suami Nurfitriana ini.
Sementara itu Ketua Umum PGRI Kabupaten Sumenep, RB. Nurul Hamzah menambahkan, dengan pelantikan pengurus itu optimis apabila jajarannya benar-benar melaksanakan programnya bisa meningkatkan kinerja lembaganya.
“Manakala pengurus yang baru dilantik di LKBH, DKGI, APKS, dan Badan Khusus Perempuan bersinerja dalam menjalankan semua programnya, kami optimis dunia pendidikan di Sumenep bisa meningkat.”
pungkasnya. ( Yasik, Fer )