Media Center, Kamis ( 09/02 ) Resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2017 dan HUT ke-71 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang digelar PWI Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dihadiri Bupati setempat bersama anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan sejumlah pimpinan SKPD Kabupaten Sumenep, Kamis (09/02).
Dalam sambutannya, Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si berharap, di HPN 2017 dan HUT ke-71 PWI ini semua wartawan yang bertugas di bumi Sumekar bekerja secara profesional sehingga hasil karyanya menjadi panutan masyarakat Sumenep.
“Pada momentum HPN ini, wartawan harus menunjukkan jati dirinya agar bisa lebih profesional,” kata Bupati Sumenep, Kamis (09/02).
Menurut Bupati, dengan bertambahnya usia PWI, dipastikan para wartawan utamanya yang tergabung dalam organisasi profesi PWI ini semakin profesional. Hasil karyanya harus beda dengan apa yang disuguhkan Media Sosial (Medsos).
"Kalau masih ada tulisan wartawan profesional yang sama dengan medsos, berarti wartawan itu harus berbenah diri,” ujarnya.
Ia menerangkan, kadang kala ada tulisan wartawan yang tidak mencerminkan seorang profesional. Itu disebabkan wartawan tersebut terpaksa menjadi profesi wartawan.
“Wartawan itu bermacam-macam, ada yang menjadi wartawan karena terpaksa, ada juga yang memang mempunyai hobi menulis sejak lama,” tuturnya.
Sementara Ketua PWI Kabupaten Sumenep, Moh. Rifai mengakui, jika belakangan ini banyak berita hoax yang dimunculkan oleh Media Sosial (Medsos) dan itu sangat mempengaruhi kondisi masyarakat.
"Makanya, para jurnalis profesional harus bisa membedakan karya tulisnya dengan medsos tersebut,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa media sosial berbeda dengan media profesional. Jika medsos kadang kala menjamu berita hoax, namun media profesional tidak demikian. Mempunyai sumber yang jelas dan berita yang disuguhkan tidak menimbulkan gejolak pada tatanan masyarakat.
"Makanya dalam momentum HPN 2017 dan HUT ke-71 PWI ini, jurnalis profesional benar-benar diharapkan bisa mewujudkan cita-citanya, sesuai tema pada HPN 2017 ini “Pers Bermutu, Masyarakat Maju”," pungkasnya. ( Nita, Fer )