News Room, Senin ( 14/01 ) Pemerintah daerah tidak henti-hentinya menelorkan program bantuan untuk peningkatan mutu Pendidikan, terbukti dalam APBD 2007 terelokasi dana sebesar Rp. 4 milyar untuk Lembaga Pendidikan Tingkat TK/RA, SD/MI dan Madrasah Diniyah. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan, Siraj, SE, MM menyatakan, penyerahan bantuan pemberdayaan sekolah tersebut masih menyisakan dana sebesar Rp. 1 milyar dari pagu sebesar Rp. 4 milyar, sebab ada persoalan teknis adminitratif untuk pencairan bantuan pemberdayaan sekolah khususnya tingkat SD/MI. Sedangkan proses pencairan dana untuk pemberdyaan tingkat SD/MI itu hanya sebesar Rp. 1 milyar dari pagu sebesar Rp. 2 milyar, namun pemerintah daerah dalam waktu dekat ini akan menyerahkan sisa dana bantuan tersebut. Bupati mengatakan hal itu ketika penyerahkan secara simbolis bantuan pemberdayaan sekolah TK/RA, SD/MI, Madrasah Diniyah dan penyerahan kendaraan operasional sekolah SMP, SMA dan SMK di Gedung Ki Hajar Dewantoro, Senin pagi, (14/01). Dan proses pencairan dana kepada lembaga pendidikan penerima dilakukan 2 tahap, yakni tahap pertama 90 prosen dan tahap kedua 10 prosen, langkah ini dilakukan agar lembaga pendidikan penerima ini dapat segera menyelesaikan adminstrasinya. Selama ini telah menjadi kebiasan jika lembaga pendidikan penerima telah mendapatkan bantuan, cenderung menyepelekan untuk menyelesaikan administrasinya. Bupati mengatakan, yang jelas Dinas Pendidikan akan menyerahkan bantuan itu 100 prosen, manakala lembaga pendidikan penerima telah merampungkan administrasinya. Ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidkkan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si menegaskan, lembaga pendidikan penerima bantuan pemberdayaan tingkat TK/RA sebanyak 100 lembaga dengan alokasi bantuan masing-masing sebesar Rp. 10 juta, SD/MI sebanyak 100 lembaga dan masing-masing menerima sebesar Rp. 20 juta, sedangkan Madrasah Diniyah sebanyak 100 lembaga masing-masing mendapatkan bantuan pemberdayaan sebesar Rp. 10 juta. ( Yasik, Soek, Esha )