News Room, Rabu ( 21/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyerahkan bantuan keuangan pendidikan bagi lembaga pendidikan swasta mulai jenjang pendidikan tingkat RA hingga MA dan Guru swasta. Bantuan dana untuk lembaga pendidikan dan guru swasta tersebut sumber dananya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Propinni Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep yang mencapai Rp. 25 milyar lebih. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat penyerahan bantuan keuangan tersebut di Gedung KORPRI, Rabu (21/12) mengatakan, lembaga pendidikan penerima bantuan harus menggunakan dana bantuan sesuai dengan ketentuan, agar tidak ada persoalan. Pihaknya tidak menginginkan lembaga pendidikan penerima bantuan, setelah penyerahan dana bantuan tersebut justru ada masalah tentang pelaksanaan bantuannya. ”Jangan sampai setelah pelaksanana penyerahan menjadi masalah dibawah, ini yang harus dihindari. Tapi yang kami harapkan, bantuan tersebut bisa meningkatkan kualitas pendidikan dilembaganya,”tegasnya. Bupati menyatakan, lembaga pendidikan terus melakukan terobosan baru dibidang pendidikan yang murah dan berkualitas, guna membentuk lembaga pendidikan yang berkualitas. ”Kalau biaya pendidikan mahal berkulaitas itu sudah biasa, tapi yang harus dicari biaya murah berkualitas. Ini yang harus kita kedepankan di lembaga pendidikan di Sumenep, mengutamakan kualitas dari pada biayanya,”ungkapnya. Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM mengungkapkan, bantuan keuangan pendidikan tersebut diantaranya untuk madrasah dan guru swasta dari APBD Propinsi Jawa Timur sebesar Rp. 21.328.000.000,00, pemberdayaan TK/RA hingga SMA/MA swasta dari APBD Kabupaten Sumenep sebesar Rp. 1.100.000.000,00, percepatan infrastruktur dari APBD Kabupaten Sumenep sebesar Rp. 2.120.000.000,00. ( Yasik, Esha )