News Room, Kamis ( 24/03 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menyampaikan terima kasih atas peran perbankan di Sumenep, khususnya peran BRI Kantor Cabang Sumenep yang tetap konsisten mendukung pembangunan di Sumenep, yakni dengan berbagai program-program yang bermanfaat kepada masyarakat Sumenep, salah satunya lewat program CSRnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sumenep pada saat menghadiri Acara “Panen Undian Simpedes Semester II Tahun 2015 dan penyerahan bantuan CSR PT. Bank BRI (Persero), tbk Kantor Cabang Sumenep” bertempat di Hotel C-1 Sumenep.
“Kita bersyukur, bahwa dalam beberapa tahun terakhir, ikhtiar kita membangun Sumenep, termasuk juga dalam bidang ekonomi ada hasilnya.”ungkapnya.
Hal tersebut tegas Bupati, bisa di lihat dari berbagai aspek, pertama, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami kenaikan. Misalnya saja, pada tahun 2010 masih sebesar 5,64 persen, dan tahun 2015 lalu telah mencapai 6,10 persen atau diatas pertumbuhan Nasional dan Provinsi Jawa Timur.
Kemudian yang kedua, meningkatnya pendapatan perkapita masyarakat Sumenep di tahun 2010, hanya sebesar Rp. 10, 7 juta. Namun di tahun 2014 naik signifikan menjadi sebesar Rp. 16,9 juta. Hal ini menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat Sumenep semakin membaik meskipun masih dibawah pendapatan perkapita Nasional yang mencapai Rp. 36, 5 juta.
Selanjutnya yang ketiga, jelas Bupati Sumenep ini, iklim investasi di Sumenep semakin membaik. Hal itu bisa dilihat dari realisasi penanaman modal dalam negeri dari tahun ke tahun.
Tahun 2013, penanaman modal dalam negeri mencapai Rp. 46, 5 milyar, lalu, di tahun 2014 meningkat menjadi Rp. 237, 6 milyar dan meningkat lagi di tahun 2015 lalu menjadi sebesar Rp. 396 milyar.
Sementara itu, realisasi penanaman modal tersebut berdampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Seperti pada tahun 2015 saja, tenaga kerja yang terserap mencapai 10.627 orang. Sampai dengan bulan Pebruari tahun 2016 ini, realisasi penanaman modal dalam negeri telah mencapai Rp. 34,5 milyar.
“Kita optimis, penanaman modal dalam negeri tahun 2016 ini, akan lebih besar dibandingkan tahun 2015 lalu.”tambahnya. ( Ren, Fer )