News Room, Kamis ( 29/05 ) UPTD Puskesmas Kecamatan Guluk-guluk dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat secara mandiri, menggagas Pusdayakes (Pusat Pemberdayaan Kesehatan) Citizen Charter Konsep, dan sebagai langkah awal realisasi program tersebut bertempat di Desa Pordapor Kecamatan Guluk-guluk. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM ketika meresmikan Pusdayakes Citizen Charter Konsep, Kamis (29/05) mengatakan, terbentuknya Pusdayakes di Desa Pordapor ini sesungguhnya merupakan keinginan bersama komponen masyarakat untuk mendorong menumbuhkan kesadaraan masyarakat dalam rangka membangun kesehatan masyarakat mandiri. Karena itu, pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Posdsayakes ini akan menjadi percontohan, bahkan memotivasi Desa dan Kecamatan yang lain untuk melakukan kegiatan yang sama, sebab kegiatan ini akan membantu kesehatan masyarakat. Bupati menyatakan, meski selama ini di masing-masing Desa ada kegiatan kesehatan, seperti Pos Pelayanan Terpadu (Posyadu) ternyata kurang mendapat respon yang positif, mengingat biasanya masyarakat merasa enggan mendatangi Posyadu tersebut. Padahal, kegiatan Posyadu itu selain memberikan imunisasi kepada anak, juga ada kegiatan kesehatan lain untuk masyarakat. Kepala UPTD Puskesmas Guluk-guluk. drg. Doni Istara mengungkapkan, yang mendasari terbentuknya Pusdayakes Citizen Charter Konsep, yakni beberapa permasalahan keterjangkuan masalah kesehatan. Pihaknya menginginkan pemerataan kesehatan secara menyuluruh, baik masyarakat yang miskin dan mampu agar bisa menikmati pelayan kesehatan secara mandiri. drg. Doni Istara menambahkan, sistem Pusdayakes menggunakan Citisen Charter yang melibatkan semua komponen Kecamatan dan Desa untuk membuat misi yang sama. Sedangkan pembiayan program Pusdayakes ini, setiap masyarakat Desa Pordapor membayar iuran sebesar Rp. 1.000,00 setiap bulan, dan yang mengelola program Pusdayakes itu sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat sendiri. ( Yasik, Esha )