Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-09-2013
  • 491 Kali

Bupati Minta Desa, Prioritaskan Perbaikan Jalan Yang Rusak

News Room, Sabtu ( 21/09 ) Pelaksanaan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep, yang masuk ke Desa-Desa, baik melalui dana APBD hingga program APBN, diharapkan tidak banyak dilakukan untuk pembangunan akses jalan baru. Sebab, jika hanya terus melakukan pembangunan jalan baru, akan memberatkan untuk pemeliharaannya dimasa-masa yang akan datang. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si, mengingat dari sejumlah bantuan yang dikucurkan ke Desa-desa selama beberapa tahun banyak dipergunakan untuk membuka akses jalan baru, sehingga ketika banyak yang rusak akan kesulitan dalam perbaikannya. Seperti halnya program Jaring Sosial Masyarakat (Jasmas) maupun program lainnya yang langsung ke Desa, yang ternyata banyak membuka akses jalan baru. “Kalau untuk sekarang, dalam waktu dekat memang enak, namun untuk jangka panjang, ketika terjadi rusak akan memberatkan APBD dari sisi pelaksanaan pemeliharaannnya,”ujarnya. Karena itu, Bupati berharap para Kepala Desa dan masyarakat, dalam memprogramkan usulan kegiatan pembangunan di Desanya tidak selalu untuk membuka lahan baru, namun bagaimana melakukan perbaikan terhadap akses jalan yang selama ini sudah rusak dan semacamnya. Lebih lanjut Bupati mengaskan, seharusnya yang diprioritaskan dalam rencana pembangunan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan di Desanya, bukan karena keinginan. Karena, jika menuruti keinginan, tanpa memperhatikan kebutuhan, akan sulit terpenuhi dengan baik. “Kami juga berharap peran serta masyarakat dalam ikut menjaga dan memelihara, serta mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayahnya.”tambahnya. ( Ren, Esha )