News Room, Kamis ( 17/07 ) Untuk mengantispasi tingginya angka golongan putih (golput) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang akan digelar 23 Juli 2008, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengintruksikan jajarannya ditingkat Kecamatan dan Desa untuk mempertajam kegiatan sosialisasi dan memotivasi partisipasi masyarakat. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM mengatakan, pihaknya telah menyerukan kepada semua Camat dan Kepala Desa agar melakukan sosialisasi ajakan moral terhadap masyarakat, agar mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Desanya untuk menyalurkan hak pilihnya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur mendatang. Camat dan Kepala Desa harus memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Alasannya, tingkat partisipasi masyarakat sejatinya merupakan kunci suksesnya pelaksanaan pemilihan pemimpin Jawa Timur 5 tahun kedepan. ''Karena ada kekhawatiran angka golput cukup tinggi, kita meminta Camat dan Kepala Desa mengantisipasi dengan memotivisasi masyarakat untuk datang ke TPS dan mencoplos calon Gubernur dan Wakil Gubernur sesuai hati nuraninya,"katanya. Bupati mengatakan, masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya tidak memandang politik uang, namun menuruti keinginan hati nuraninya. Bahkan yang terpenting, masyarakat tetap menjaga kondusifitas daerah, baik saat pelaksnaan maupun pasca pemilihan, sehinnga tetap terbina kesatuan dan persatuan ditengah-tengah masyarakat. ( Yasik, Esha )