Media Center, Selasa ( 09/10 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si melepas pemulangan sebanyak 188 warga Sumenep korban selamat bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menuju Desa Tonduk Kecamatan Raas.
Pelepasan warga Desa Tonduk Kecamatan Raas korban selamat bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah itu dilakukan Bupati dari Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Dinas Sosial Kabupaten setempat menuju pelabuhan Dungkek Kecamatan Dungkek, Selasa (09/10).
Bupati mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kejadian gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, apalagi ada warga Sumenep jadi korban bencana alam itu.
Pihaknya berharap, warga Sumenep korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala untuk bersabar, tabah menerima cobaan serta selalu berdoa semoga kejadian itu membawa berkah bahkan tetap semangat meskipun ada pihak keluarganya yang meninggal dan hartanya sudah tidak ada lagi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pemulangan warga Sumenep yang selamat dari kejadian bencana di Sulawesi Tengah itu.” tegas suami Nurfitriana ini.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Achmad Aminullah menyatakan, Pemerintah Daerah untuk pemulangan 188 warga korban selamat bencana Sulawesi Tengah itu, menyiapkan 13 bus mini guna mengangkut warga dan 2 truk pengangkut barang.
“Mereka berangkat dari pelabuhan Dungkek Kecamatan Dungkek menuju ke Desa Tonduk Kecamatan Raas dengan menggunakan perahu. Kami menyiapkan 1 perahu untuk mengangkut warga itu, namun kalau 1 perahu tidak mampu mengangkut, kami siapkan 1 perahu lagi.” imbuhnya.
Achmad Aminullah menambahkan, Pemerintah Daerah yang menanggung semua biaya transportasi pemulangan warga korban selamat bencana alam Sulawesi Tengah itu ke Desa asalnya. Termasuk menyediakan kebutuhan akomodasi selama dalam perjalanan dari Sumenep hingga ke Desa Tonduk Kecamatan Raas.
“Untuk transportasi pemulangan mereka dari Surabaya menuju Kabupaten Sumenep dibantu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jadi Kemungkinannya masih ada warga Sumenep korban selamat dari bencana alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala yang belum pulang ke Kabupaten Sumenep.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )