Media Center, Sabtu ( 23/12 ) Pusat Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep (PIWS) menggelar bazar produk wirausaha muda di STKIP PGRI setempat, Jum'at sore (22/12).
Usai pembukaan Napak Tilas Pramuka Se Jawa Timur Tahun 2017, Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si meninjau langsung pelaksanaan bazar produk wirausaha muda tersebut. Bahkan Bupati juga menikmati sejumlah menu yang ditampilkan dalam bazar itu, seperti jamu madu kelinci dan makanan lainnya.
Bupati mengatakan, pihaknya mengapresiasi hasil produk wirausaha muda PIWS, baik itu jamu tradisional dan jenis olahan makanan lainnya, hanya saja pihaknya berharap peserta program wirausaha muda tahun 2017 harus mengembangkan produknya.
“Yang terpenting setelah pelatihan harus mengembangkan produknya agar apa yang mereka peroleh selama mengikuti program wirausaha muda bisa membantu penguatan perekonomiannya.”tegas Bupati di sela-sela kunjungannya.
Bupati menyatakan, peserta juga harus mendapat pendampingan setelah mengikuti salah satu program ungulan pemerintah daerah, itu dilakukan supaya peserta terus mengembangkan bakat dan kemampuannya.
“Saya harapkan, peserta program wirausaha muda mendapat pendampingan berkelanjutan, sehingga mereka bisa mengembangkan masing-masing keahliannya.”imbuhnya.
Pusat Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep (PIWS) pada kegiatan itu, juga mengadakan dialog dengan menghadirkan narasumber Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM, H. Imam Trisnohadi, SH, M.Si.
Sementara itu, Direktur PIWS, Khoirul Asiah mengungkapkan, persoalan bisnis bagi peserta program wirausaha muda tahun 2017 baru memasuki tahap awal permulaan.
”Kami mempercayakan kepada Wirausaha Muda Sumenep (WMS) untuk membimbing para alumni 2017 di sektor riil bisnis,”ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah merencanakan awal tahun 2018, meluncurkan outlet sebagai pusat untuk memasarkan seluruh produk wirausaha 2017.
“Kami optimis program Bupati KH. A. Busyro Karim dan Wabup Achmad Fauzi dalam mencetak wirausaha muda tetap sukses sebagaimana yang diharapkan banyak pihak.”pungkasnya.
Sedangkan sentra usaha tahun 2017 diantaranya produksi roti, kue, katering olahan daging, dan bengkel. Selain itu juga design grafis, percetakan, pertanian lebah madu, dan aneka minuman. ( Yasik, Fer )