Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-08-2014
  • 420 Kali

Bupati Ingatkan Guru, Untuk Bekerja Karena Allah SWT

News Room, Kamis ( 07/08 ) Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si mengajak para guru mengajar dengan niat karena Allah SWT, dan bukan semata-mata karena yang lain. Baik guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun guru tidak tetap (GTT). Sebab, jika tujuannya bukan karena ibadah, hasilnya tidak akan maksimal. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumenep ini pada saat memberikan tausiyah pada acara Halal Bihalal yang diselenggarakan UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Ambunten, Kamis (07/08). Karena itu, dalam bekerja dan pengabdi, hendaknya diniatkan untuk ibadah dan kegiatan sosial. “Sebab, tantangan dunia ke depan akan semakin besar yang harus dijawab melalui lembaga pendidikan,” ungkapnya. Bupati Sumenep yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyah Braji ini menegaskan, maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi akhir-akhir ini, sudah sangat tidak rasional. Di tahun 2014 ini saja, sudah ada 6 kasus pelecehan seksual yang korban maupun pelaku adalah anak-anak. Seperti halnya kasus pemerkosaan yang dilakukan terhadap bocah SD oleh 3 temannya sendiri, kemudian ada 2 siswi SD yang di perkosa 5 temannya. Dan ketika ditanya oleh polisi, pelaku yang notabene masih anak-anak ini mengaku oleh orang tuanya sudah diberi HP, yang ternyata mereka sudah bisa mengakses internet dan membuka macam-macam. Dan inilah yang menyebabkan mereka lebih dewasa dibandingkan umurnya. “Data yang masuk tersebut mungkin tidak semua yang melapor, dan masih ada yang tidak melapor, karena menganggap sebuah aib dan semacamnya,”tambahnya. Karena itu, Bupati berharap dalam pelaksanaan pendidikan, guru harus memberikan keteladanan yang baik, dan tidak hanya memberikan teori dan mencekoki berbagai teori dan rumus, tanpa melihat kenyataan kehidupan di luar dan apa yang terlihat, dan terjadi di alam sekitar. Seperti halnya dengan melihat kehidupan petani yang bekerja keras untuk menghasilkan beras, serta hubungan kemanusiaan yang ada di sekitarnya. ( Ren, Esha )