Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-03-2014
  • 383 Kali

Bupati Harapkan Korban Pasar Anom Baru, Bersabar

News Room, Selasa ( 11/03 ) Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si berharap para korban bencana kebakaran Pasar Anom Baru yang terjadi pada Rabu malam (06/03) lalu, bisa bersabar dan kembali bersemangat dalam aktifitas berdagang di pasar. Sebab, dengan adanya bantuan yang diberikan pemerintah terhadap para pedagang hanya sebagai suntikan semangat saja. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumenep kepada sejumlah wartawan, usai pemberian bantuan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep kepada pedagang Pasar Anom sebagai korban kebakaran, Selasa (11/03) di Pendopo Agung Kraton Sumenep. “Bantuan ini memang tidak seberapa, hanya sekedar suntikan semangat, karena kerugian pedagang sangat luar biasa, bahkan ada yang masih harus membayar cicilan di Bank dan sebagainya,”ungkapnya. Sementara untuk perhatian berikutnya akan menjadi perhatian lembaga dan dinas terkait. Hanya saja, untuk realisasinya kemungkinan masih membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Apalagi aturan kegiatan saat ini harus by name by address dan harus diusulkan dan dibicarakan terlebih dahulu dengan DPRD dan sebagainya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap sambil membangun lokasi pasar sementara oleh para pedagang. Pihaknya telah melakukan berbagai kesepakatan dengan pedagang, misalnya ada kesepakatan dengan paguyuban pedagang Pasar Anom baru, agar tidak dilakukan pungutan retribusi selama enam bulan ke depan. “Bahkan, terkait dengan harapan pedagang karena banyak lampu mati, dan aliran kabel PLN yang rusak, kami juga meminta PLN untuk membenahinya dan diatur seperti di awal,“tandasnya. Sementara itu pemberian bantuan bencana kebakaran Pasar Anom Baru, sesuai data yang masuk hingga Senin kemarin (10/03), yakni sebanyak 891 pedagang. Terdiri dari pemilik toko 14 orang, stand 20 orang, kios 515 orang, dan los harian sebanyak 342 orang. Sedangkan bentuk bantuannya untuk toko masing-masing sebesar Rp. 1.500.000,00, stand sebesar Rp. 1.250.000,00, kios sebesar Rp. 1.000.000,00, dan los harian sebesar Rp. 500.000,00. ( Ren, Esha )