Media Center, Kamis ( 15/03 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si berharap para generasi muda di Kabupaten Sumenep tidak hanya berkutat pada keterampilan dan dunia kerja semata, namun bagaimana mereka justru tidak hanya bekerja, namun menjadi pengusaha sukses.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sumenep kepada wartawan usai membuka pelatihan Wirausaha Muda tahap kedua di Kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumenep, Kamis (15/03).
“Pelatihan wirausaha muda kali ini memang sudah ada kemajuan dari sebelum-sebelumnya, sehingga pelatihan kali ini tidak akan banyak teori, namun lebih kepada realitas bagaimana mereka menjadi pengusaha sukses,”ungkap Bupati.
Hal tersebut diakui Bupati, jika para pelatih banyak yang dari pengusaha yang sudah sukses, sehingga tidak banyak memberikan teori, namun hanya beberapa jam teori, setelah itu mereka akan diperkenalkan bagaimana menjadi pengusaha yang sukses.
Sementara, Direktur Pusat Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep, Khairul Asiah, M.Si, mengungkapkan, seleksi peserta pelatihan wirausaha muda ke dua kalinya saat ini betul-betul dilaksanakan dengan selektif. Karena memang juga harus mempertimbangkan realitas dan potensi yang ada.
“Jadi, tidak semua bisa mengikuti pelatihan tertentu, karena kuota yang ada juga dibatasi, jika dimasukkan semua, akan melebihi kuota dan tentu akan menjadi persoalan,”ungkapnya.
Para calon peserta pelatihan wirausaha memiliki pilihan ke dua di bidang yang lainnya. Tentunya juga menyesuaikan dengan melihat potensi yang ada di tempat tinggalnya. Misalnya di daerahnya yang potensi di bidang pertanian, peternakan serta bisnis perdagangan dan sebagainya.
“Memang banyak masukan dari peserta yang memang tidak bisa diterima di bidang tertentu, disamping sudah memenuhi kuota, juga potensi tempat tinggal peserta tidak sesuai dengan jenis usaha yang ada,”tambahnya.
Sekedar mengingatkan, program wirausahawan muda ini merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si dan Achmad Fausi, selama 5 tahun, dengan menargetkan mencetak 5.000 wirausahawan muda. ( Ren, Esha )