News Room, Rabu ( 18/08 ) Tradisi ramah-tamah dan silaturahim antara Perintis Pejuang Kemerdekaan dengan pemerintah dalam rangka memperingati HUT ke 65 Kemerdekaan RI, untuk menghormati pejuang dan leluhur bangsa. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM, pada acara resepsi kenegaraan dan ramah-tamah dengan Perintis Pejuang 45 serta Warakawuri di Pendopo Agung, Rabu (18/08) menyatakan, melalui kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran generasi bangsa untuk menghargai dan menghormtai nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan pejuang kusuma bangsa. Sebab, bangsa Indonesia tidak mungkin meraih kemerdekaan tanpa perjuangan pahlawan kusuma bangsa yang bersedia mengorbankan jiwa dan raganya untuk martabat bangsa dan negara. ”Kami (pemerintah) yang juga bagian dari masyarakat merasa sedih dan prihatin manakala masyarakat tidak mau tahu-menahu terhadap kemerdekaan bangsa Indonesia. Salah satu contohnya, untuk memasang bendera merah putih dan umbul-umbul dilingkungannya saja sangat keberatan, padahal kalau kita sadari bahwa kemerdekaan itu milik seluruh masyarakat,”tegasnya. Bupati menyatakan, sebagai generasi bangsa sebagai tonggak estafet pembangunan wajib menjaga, memelihara, menjunjung tinggi serta menghayati nilai-nilai perjuangan tesebut. Bahkan, selain itu generasi bangsa harus melaksanakan amanat dan meneruskan cita-cita perjuangan pendahulunya yang belum tuntas. ”Pejuang kusuma bangsa yang telah berjuang agar bangsa ini terlepas dari cengkraman penjajah mempunyai landasan dan cita-cita luhur,”ungkpanya. Sementara itu dalam acara tersebut, Bupati secara simbolis juga menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba, seperti bola volley, tennis meja, serta penghargaan kepada para PNS yang berprestasi. ( Yasik, Esha )