Media Center, Kamis ( 25/10 ) Bantuan sosial kepada anggota keluarga keraton sejatinya merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah kepada keturunan Panembahan Sumola atau Panembahan Natakusuma I atau Kiai Asirudin atas jasanya yang telah membangun Kabupaten Sumenep.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Sumenep pada tahun ini untuk besaran bantuan sosial itu ada peningkatan dari tahun sebelumnya, jika tahun lalu bantuan sosial hanya Rp350.000,- perorang, namun pada tahun 2018 menjadi Rp500.000,- perorang.” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Penyerahan Bantuan Sosial Kepada Keluarga Keraton tahun 2018 di Pendopo Agung, Kamis (25/10).
Bupati menyatakan, melalui bantuan sosial itu agar terjalin silaturrahim antara pemerintah dan keturunan para raja Sumenep, sebab pihaknya juga membutuhkan saran dan masukan pengembangan Kabupaten Sumenep.
“Saya menginginkan hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan keturunan raja-raja Sumenep harus dilakukan terus menerus melalui pertemuan dan dialog guna membangun Kabupaten Sumenep lebih baik di masa mendatang.” imbuhnya.
Ia berharap, keturunan raja-raja Sumenep terus bersemangat ikut aktif membangun Kabupaten Sumenep seperti raja-raja terdahulu misalnya membangun Keraton Sumenep dan Masjid Jamik.
Sehingga diharapkan keturunan raja-raja Sumenep senantiasa berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah guna membantu meningkatkan pembangunan Kabupaten Sumenep sesuai dengan masing-masing bidangnya.
“Jangan sampai keturunan raja-raja Sumenep acuh terhadap perkembangan pembangunan di Kabupaten Sumenep, namun harus semangat bersama kami (Pemkab Sumenep) demi membangun Kabupaten Sumenep semakin maju di segala sektor.” tuturnya.
Bupati menyampaikan, akhir bulan ini bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-749, menjadi tuan rumah Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA) V, sehingga diharapkan dukungan keturunan raja-raja Sumenep untuk menyukseskan acara itu. Sebab, penunjukan Kabupaten Sumenep sebagai tuan rumah pelaksana kegiatan, karena hingga saat ini tetap menjaga nilai dan adat Keraton Sumenep.
“Mohon dukungan dan partisipasi keluarga Keraton Sumenep, agar festival yang rencananya dihadiri 300 raja/sultan itu sukses.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )