News Room, Senin ( 09/11 ) Kendati sudah mulai turun hujan di beberapa titik di wilayah Sumenep atau Madura pada umumnya, menurut BMKG Kalianget masih belum dikatakan sebagai awal masuknya musim hujan.
Hal itu dikarenakan masih belum memenuhi syarat utama, yakni curah hujan harus mencapai 50 mm per-harinya."Kalau sekarang masih belum,"kata prakirawan BMKG Kalianget, Endriyono, pada News Room hari ini.
Menurut Endri, pekan ini hingga akhir bulan November 2015 mendatang, Madura khususnya Sumenep memasuki masa pancaroba. Masa ini juga dikenal dengan istilah musim transisi dari musim kemarau ke musim penghujan.
"Di masa pancaroba ini memang cuaca berawan, sehingga berpeluang untuk turun hujan. Tapi sekali lagi, itu tidak bisa dikatakan sebagai awal musim hujan selama curahnya belum mencapai 50 mm perharinya,"tegas Endri.
Mengenai awal musim hujan sebagaimana yang pernah disampaikan Endriyono bulan lalu, tetap diperkirakan di dasarian pertama atau sepuluh hari pertama di bulan Desember 2015. "Jadi, awal bulan depan,"tambahnya.
Perlu diketahui, di masa transisi pekan ini, suhu berkisar 27 sampai dengan 34 derajat celcius. Sementara kelembaban 65 sampai dengan 85 persen, disertai kecepatan angin timur sampai dengan tenggara di kisaran 5 sampai dengan 35 kilometer perjam. ( Farhan, Esha )