Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-10-2013
  • 691 Kali

Budidaya Tanaman Cabe Dikembangkan Pola Mandiri

News Room, Selasa ( 08/10 ) Program budidaya tanaman cabe di Sumenep melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, secara khusus untuk petani cabe memang tidak ada. Namun, sejumlah program untuk kelompok tani dan gabungan kelompok tani memang ada, bahkan sejumlah program seperti Program Usaha Agribisnis Pertanian (PUAP) maupun pemberian bantuan bibit serta subsidi pupuk dilaksanakan setiap tahun melalui program pusat. “Program khusus untuk budidaya tanaman cabe di Sumenep sendiri memang banyak dikembangkan oleh petani secara mandiri. Karena, tanaman cabe tidak termasuk salah satu komoditas prioritas,”ujar Kepala Bidang Produksi Pertanian Dinas Pertanian Tnaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Salaf Junaidi kepada News Room, Selasa (08/10). Dijelaskan, di Sumenep sendiri yang masuk varitas unggulan justeru bawang merah yang setiap tahun mendapat bantuan dana alokasi dari APBN melalui Kementrian Pertanian. Sedangkan, tanaman cabe meskipun sudah banyak memberikan kontribusi untuk perusahaan-perusahaan, tapi belum menjadi varitas utama dari Sumenep. Sebenarnya, tegas Salaf, hampir semua tanaman holtikultura di Kabupaten Sumenep sangat memiliki potensi untuk dikembangkan. Seperti halnya yang banyak dilakukan oleh para petani di Kecamatan Rubaru. Termasuk tanaman cabe rawit yang merupakan salah satu tanaman holtikultura yang hampir tidak pernah putus musim dilakukan petani. “Hasil sinkronisasi secara nasional, produksi cabe rawit di Sumenep dalam 2 tahun memang cukup bagus. Sebab, pada tahun-tahun sebelumnya, harga cabe rawit sangat tinggi dan menjadi tanaman pilihan petani disamping tanaman pertanian lainnya,”tambahnya. ( Ren, Esha )