News Room, Rabu ( 17/04 ) Posyandu dan revitalisasi posyandu telah dilaksanakan sejak akhir tahun 2005, dengan rangkaian kegiatan, revitalisasi yang dilaksanakan secara menyeluruh dengan sasaran memantapkan kelembagaan posyandu dengan sasaran meningkatkan kewaspadaan bahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Hal tersebut disampaikan dalam pelaksanaan posyandu balita dan lansia bertempat di Balai Desa Kebunan, Rabu (17/04). Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kota Sumenep, Hj. Sri Widiastutik dan Kepala Puskesmas Kecamatan Kota, dr. Anita Wati mengatakan, kesehatan sebagai hak asasi manusia ternyata belum menjadi milik setiap warga negara Indonesia, karena beberapa hal seperti kendala geografis, sosiologis dan budaya. Sebab kesehatan bagi sebagian penduduk yang terbatas kemampuan serta yang berpengetahuan dan berpendapatan rendah masih perlu diperjuangkan secara terus menerus dengan cara mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan pemberdayaan kemampuan mereka. Diharapkan dengan posyandu diarahkan untuk melembagakan dan membudayakan dalam membentuk masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat. Sedangkan kehadiran Camat Kota Sumenep. Drs. H. Moh. Junaidi, M.Si untuk melihat sejauh mana program-program posyandu layak didonasi oleh ADD Desa untuk tahun 2013. ( JuP-01, Fery )