News Room, Selasa ( 06/12 ) Dengan dilaunchingnya Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Pusyan Gatra) Potre Koneng dinilai sangat penting, karena di dalamnya menjadi tempat konsultasi bagaimana menjalani kehidupan dengan baik. Mulai dari mengasuh anak, kehidupan rumah tangga dan sebagainya.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Nia Kurnia Fauzi pada acara Launching Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Pusyan Gatra) Potre Koneng di Jalan Asoka Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (06/12).
Menurutnya, Pusyan Gatra harus disosialisasikan kepada masyarakat agar mereka tahu dan bisa memanfaatkannya.
“Ini sangat bagus dan harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, untuk bisa sharing bagaimana mengurus keluarga, anak dengan kasih sayang dan tanpa kekerasan.” ungkap istri Wakil Bupati Sumenep, Ach. Fauzi ini.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumenep, Ny. Nunuk Soetarto, jika Pusyan Gatra merupakan pusat pelayanan bagi masyarakat dalam membina keluarga sejahtera, seperti pendewasaan usia nikah, mencetak keluarga sehat, bahagia dan sejahtera, bagaimana menumbuhkan anak berkualitas dan sebagainya.
“Dalam program Pusyan Gatra ini juga sangat berkaitan erat dengan program Tim Penggerak PKK dan Darma Wanita, di bidang pemberdayaan perempuan, kesehatan, pendidikan dan semacamnya.” tandas istri Sekdakab Sumenep ini.
Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kabupaten Sumenep, H. Ach. Masuni, SE, MM, menjelaskan, dengan adanya Pusyan Gatra tersebut bertujuan meningkatkan peran serta seluruh stakholder dan seluruh mitra kerja dan masyarakat dalam pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKB-PK) dalam membangun keluarga kecil bahagia sejahtera.
“Ini juga untuk meningkatkan peran keluarga melalui pelaksanaan fungsi-fungsi keluarga sebagai dasar ketahanan dan kesejahteraan keluarga serta terbentuknya kesiapan keluarga dalam menghadapi permasalahan dan tantangan dalam kehidupan keluarga.” jelasnya. ( Ren, Fer )