Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-11-2018
  • 469 Kali

BPBD: Waspada Bencana Longsor Dan Banjir Di Musim Hujan

Media Center, Senin ( 19/11 ) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep minta masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana banjir, longsor dan angin puting beliung pada musim hujan. 

Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Dr. Abd. Rahman Riadi mengungkapkan, instansinya sudah melakukan pemetaan bagi Desa-desa yang rawan bencana alam, sebab memasuki musim hujan, potensi banjir dan longsor menjadi ancaman bagi warga yang berada di zona merah tersebut.

“Tanah longsor, banjir maupun angin puting beliung masih menjadi ancaman bencana bagi warga Kabupaten Sumenep, sebab BPBD mencatat hampir seluruh wilayah berpotensi mengalami bencana tersebut,” ungkap Rahman, Senin (19/11).

Diakui Rahman, jika BPBD juga sudah melakukan pemetaan Desa rawan bencana, serta membentuk Desa Tangguh Bencana, sehingga Desa bisa melakukan langkah sejak dini saat terjadi bencana.

Karena itu, masyarakat diimbau pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan seperti saat ini, perlu mewaspadai angin puting beliung, serta melakukan penebangan pohon tua atau pemangkasan ranting pohon, agar tidak membahayakan saat terjadi angin kencang.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, agar ada penebangan ranting-ranting pohon di pinggir jalan,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan pemetaan BPBD Kabupaten Sumenep, daerah rawan bencana banjir diantaranya Desa Patian, Kecamatan Batuan, Desa Babbalan, Kecamatan Kota Sumenep, Desa Sindir, Kecamatan Lenteng. Sedangkan Desa rawan longsor yaitu di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, dan Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-guluk. ( Ren, Esha )