News Room, Rabu ( 29/08 ) Musim kemarau yang cukup panjang saat ini, membuat sejumlah daerah di Kabupaten Sumenep kekeringan, sehingga masyarakat di sejumlah Desa mengalami kesulitan air bersih. Upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membantu masyarakat yang kekurangan air terus dilakukan dengan melakukan pengiriman air bersih ke sejumlah lokasi rawan kekeringan tersebut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Drs. Ach. Fadilah, M.Si mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pengiriman air bersih dengan bekerjasama dengan PDAM Sumenep ke sejumlah Desa yang melakukan permohonan bantuan. “Saat ini kami melakukan bantuan air bersih ke sejumlah Desa yang mengalami kekeringan di Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Bluto,”ujarnya. Dijelaskan, sebelumnya, bantuan air bersih juga sudah dilakukan ke sejumlah Kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Batang-batang, Rubaru, Batuputih dan sejumlah Kecamatan daratan lainnya dengan memprioritaskan daerah yang kekeringannya memiliki radius tinggi untuk memperoleh air bersih. Dijelaskan Fadilah, sesuai hasil pemberitahuan dari BMG, saat ini Kabupaten Sumenep dihadapkan pada kondisi kering kritis hingga radius 3 kilometer. Karena itu pihaknya juga masih menunggu respon pusat dan propinsi, karena kondisi tersebut diprediksi terjadi hingga bulan Oktober 2012 mendatang. ( Ren, Esha )