News Room, Rabu ( 14/08 ) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PPBD) Kabupaten Sumenep, terus melakukan himbauan kepada masyarakat khususnya pada daerah yang masuk rawan bencana untuk siaga dan menghindari lokasi yang memang rawan untuk terjadi bencana kembali, seperti tanah longsor dan sebagainya. Plt. Kepala BPBD Kabupaten Sumenep. Drs. H. Achmad Fadilah, M.Si kepada wartawan, Rabu (14/08) mengungkapkan, himbauan tersebut dilakukan agar kejadian bencana yang menimpa masyarakat di sejumlah tempat di Sumenep tidak terulang kembali. “Bahkan, saat ini masih dilakukan pemetaan di sejumlah daerah di Sumenep untuk diketahui daerah mana saja yang masuk peta kajian rawan bencana,”ujarnya. Dijelaskan, pemetaan yang sudah dilakukan saat ini melalui program bantuan pusat tersebut dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama konsultan dibantu Tim Substansi dari SKPD terkait. Hasil kajian yang dilakukan tim tersebut nantinya diharapkan hingga akhir tahun 2013 sudah final dan bisa segera dilakukan dasan dan acuan dalam pelaksanaan pembangunan suatu kawasan. Sebab, apabila ternyata di suatu daerah masuk zona rawan bencana jelas dilarang untuk dilakukan pembangunan di daerah tersebut. “Yang jelas, daerah-derah yang pernah terjadi bencana sebelumnya juga menjadi zona rawan bencana, dan kami sudah melakukan relokasi bagi masyarakat yang terkena bencana tersebut,”tambahnya. ( Ren, Esha )