Media Center, Rabu ( 27/09 ) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, mengingatkan
masyarakat berhati-hati memakai rokok elektrik. Apalagi saat ini sudah
banyak ditemukan cairan yang digunakan rokok elektrik menggunakan
campuran bahan narkoba sejenis cairan bluesafir.
Kepala BNNK
Sumenep, Bambang Sutrisno, kepada Media Center, Rabu (27/09) mengakui,
jika dalam penelitian banyak ditemukan cairan rokok elektrik yang
berbahan narkoba, sehingga harus diwaspadai oleh masyarakat, khususnya
yang sudah kecanduan menggunakan rokok elektrik.
“Kami harapkan
masyarakat berhati-hati, atau sebaiknya jangan memakai rokok elektrik,
karena bahanyanya bisa lebih berbahaya dari bahaya nikotin,”ungkapnya.
Dijelaskan, rokok elektrik yang bahannya cair ini memang sangat rentan
disalah gunakan. Sebab, para pemakai terkadang tidak tahu menahu bahan
cairan sebenarnya yang mereka gunakan. Berbeda dengan narkoba jenis sabu
yang biasanya berbentuk kristal tepung, sehingga lebih mudah diketahui.
Karena itu, dalam kegiatan sosialisasi BNNK Sumenep terus
mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati menggunakan rokok elektrik.
“Apalagi saat ini memang berbagai upaya untuk memasukkan jenis
narkoba melalui obat-obatan yang ternyata justru berbahaya,” tandasnya. (
Ren, Esha )