Media Center, Jumat ( 28/12 ) Berdasar rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, pada tanggal 29 Desember 2018 hingga awal tahun baru 2019, diperkirakan adanya tendensi peningkatan tinggi gelombang cukup signifikan. Hal itu disampaikan Kepala BMKG Kalianget, Usman Kholid pada Media Center, Jumat (28/12/2018).
“Mohon diwaspadai adanya tendensi peningkatan tinggi gelombang cukup signifikan di Laut Jawa bagian timur tanggal 29 Desember 2018 hingga awal Januari 2019, dengan ketinggian gelombang antara 2.5 - 3.5 meter,” kata Usman.
Sementara prakiraan cuaca secara umum, besok mulai pukul 07.00 WIB hingga 24 jam setelahnya, diperkirakan turun hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah perairan Jawa Timur.
Arah angin, disebut Usman, dominan berasal dari Barat Daya - Barat Laut, dengan kecepatan angin maksimum di Laut Jawa sebesar 25 knots (46 kilometer/jam) dan Samudera Hindia selatan Jatim sebesar 28 knots (52 kilometer/jam).
Sedangkan untuk tinggi gelombang, berdasar grafik, di Laut Jawa bagian timur antara 1.3 - 2.5 meter, di Selat Madura antara 0.3 - 0.5 meter dan di Samudera Hindia selatan Jatim antara 1.5 - 3.5 meter. “Mohon senantiasa perhatikan cuaca sebelum beraktifitas,” pesan Usman.
Sementara suhu cuaca, Sabtu (29/12/2018) disampaikan staf BMKG Kalianget, Oktaviana Sari, berada di kisaran 27 derajat celcius (pagi), 32 derajat celcius (siang), dan 27 derajat celcius (malam). Kelembaban di kisaran 70 persen (pagi), 60 persen (siang), 85 persen (malam). “Kecepatan angin di darat di kisaran 9,3 kilometer/jam pada pagi hari. Sedang di siang hari 27,8 kilometer/jam, dan malam hari 18,5 kilometer/jam,” tutup Oktaviana. ( M. Farhan M, Fer )