Media Center, Rabu ( 05/12 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, didampingi Wakil Bupati, Achmad Fauzi, SH, meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Kepulauan yang ditandai dengan pengguntingan pita di Desa Pandeman Kecamatan Arjasa, Rabu (05/12/2018).
Bupati mengatakan, keberadaan BLK sangat penting untuk pelatihan masyarakat di kepulauan, dalam rangka meningkatkan keahlian atau skill-nya. Sebab, keahlian itu untuk bekal keberlangsungan hidupnya, sehingga masyarakat yang telah mempunyai keahlian bisa bersaing guna mendapatkan pekerjaan yang layak.
“Kalau masyarakat tidak mempunyai keahlian, pasti kalah dalam persaingan yang semakin ketat saat ini. Akibatnya mereka tidak mendapat pekerjaan yang layak.” tegas Bupati pada Peresmian BLK Kepulauan di Kecamatan Arjasa.
Bupati berharap, masyarakat harus memanfaatkan keberadaan BLK itu dengan maksimal guna meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan.
"Pemerintah menginginkan dengan adanya BLK itu untuk menyeimbangkan kekuatan berfikir dan keterampilan atau keahlian masyarakat," jelas suami Nurfitriana ini.
Terdapat empat jurusan di Balai Latihan Kerja (BKL) Kepulauan, diantaranya konfeksi dan bordir, otomotif, meubeler serta las listrik maupun karbit.
Bupati menyatakan, masyarakat khususnya pemuda lokal yang mempunyai keahlian, sampai sekarang keterampilan masih kalah jauh jika dibandingkan dengan negara lain, salah satunya Cina.
Karena itu melalui BLK tersebut maka masyarakat harus mampu mengembangkan keahliannya.
“Di Cina handphone yang kualitas rendah dan lampu itu home industri. Kalau kita home industrinya belum sampai ke sana," tegasnya.
Pembangunan gedung UPT BLK Kepulauan menelan anggaran Rp1,6 miliar lebih.
Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Drs. Muhammad Fadillah, M.Si, mengungkapkan, pembangunan UPT BLK Kepulauan sebagai langkah mengurangi TKI ilegal. Sebab, setiap tahun angka TKI dideportasi yang tidak mengantongi dokumen resmi cukup tinggi dan rata-rata berasal dari wilayah kepulauan.
“Kenapa ditempatkan di Arjasa? Karena kita nilai mudah diakses oleh masyarakat kecamatan kepulauan lainnya.” terangnya.
Usai meresmikan gedung BLK kepulauan Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Ny. H. Nurfitriana Busyro meninjau gedung BLK itu. ( Yasik, Fer )