News Room, Kamis ( 11/09 ) Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumenep membidik sejumlah Desa dalam melaksanakan Bimbingan Teknis (Bintek) Pembuatan Pestisida Nabati, melalui Program Pembuatan Insektisida Nabati dan Pembuatan Pupuk Organik. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) 2013. Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Ir. H. Hary Patriadi, MT kepada News Room, Kamis (11/07) di Kantornya mengungkapkan, pihaknya melaksankan kegaitaa Bintek pembuatan nabati, yakni dengan menggunakan bahan herbal yang berasal ari berbagai macam tumbuhan yang ada di sekitarnya. Dan bukan bahan an organik yang membahayakan buah-buahan dan tanaman serta merusak unsur hara. “Kami memiliki desa-desa yang memiliki Gapoktan yang sudah aktif melaksanakan kegiatan dan siap menggunakan berbagai sarana seperti demplot, komposter dan semacamnya yang dalam hal ini kami kerjasama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumenep,”ujarnya. Disamping itu pihaknya juga melakukan Bintek yang sasarannya kepada masyarakat yang hanya mendapat pembinaan meskipun tidak mendapat bantuan fisik seperti yang di peroleh Gapoktan. Sehingga resep-resep tradisional dalam pertnaian organik yang ramah lingkungan terus dikembangkan untuk pertanian dimasa mendatang. Sementara itu kegiatan Bintek yang sudah dilaksanakan di 5 lokasi yakni, Desa Gilang dan Pekandangan Tengah Kecamatan Bluto, Desa Kambingan Timur Kecamatan Saronggi, Desa Torbang Kecamatan Batuan, dan Desa Meddelan Kecamatan Lenteng. Sedangkan sisanya sebanyak 5 lokasi kembali akan dilaksanakan setelah Lebaran nanti, yakni di Kecamatan Guluk-guluk, Rubaru, Ganding, Dasuk, dan Kecamatan Ambunten. ( Ren, Esha )