Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-03-2015
  • 648 Kali

BLH Gagas Giat Bank Sampah Di Sekolah Melalui Lomba

News Room, Jumat ( 06/02 ) Agar keberadaan Bank Sampah yang dikelola Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumenep, terus bisa dikembangkan dan menjadikan sekolah-sekolah sebagai agen Bank Sampah, perlu dilakukan berbagai program, agar sekolah-sekolah yang ada di Sumenep bisa bergerak dalam kompetisi giatkan menabung di Bank Sampah. 

Manajer Bank Sampah Sumekar Sumenep (BS3), Andrytias Nurika Yanti, SE, M.Si kepada News Room, Jumat (06/03) mengakui, pelaksanaan Bank Sampah di sekolah-sekolah yang memang menjadi binaan BLH selama ini, dirasa sudah kurang bersemangat seperti awal-awal dibukanya Bank Sampah.

“Nah, kami memang terus mencari format baru, bagaimana mencari jalan keluar, agar keberadaan Bank Sampah di sekolah-sekolah bisa berjalan dengan baik,”ungkapnya.

Meskipun diakui, sebelumnya sejumlah sekolah memang aktif menabung di Bank Sampah. Namun, dalam perkembangannya perlahan terus berkurang. Pihaknya belum mengetahui secara pasti alasan sekolah tidak lagi se aktif seperti dulu.

Apakah, karena sudah ada kesadaran siswa, justru lebih banyak memanfaatkan sampah di rumah-rumah atau dijual langsung kepada para pembeli sampah yang semakin banyak masuk ke perumahan.

Pihaknya yakin dengan adanya semacam Lomba Kegiatan Bank Sampah antar sekolah, setidaknya dapat lebih menggugah pihak sekolah untuk berkompetisi, bagaimana menjadi yang terbaik dalam beberapa kriteria pengelolaan sampah di sekolah. Mulai dari kelengkapan administrasi, produk-produk seperti tabungan pendidikan, tabungan hari raya, dan semacamnya.

“Yang jelas, banyak keinginan untuk melaksanaan berbagai program mengembangkan Bank Sampah di Sumenep ini. Namun bagaimana pun kami juga berharap semua bisa terketuk untuk turut andil dalam menyukseskan program peningkatan ekonomi melalui kegiatan peduli lingkungan ini,”tambahnya. ( Ren, Esha )