Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-10-2014
  • 682 Kali

BLH Dukung Pedagang, Pengepul Barang Bekas Bersatu

News Room, Jumat ( 24/10 ) Komunikasi dari para pengusaha atau pengepul sampah plastik, besi dan sebagainya di Kabupaten Sumenep selama ini dinilai sudah cukup bagus. Bahkan, para pengepul dan pengusaha, khususnya yang biasa disebut dengan pengusaha besi tua sudah memiliki organisasi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumenep, Ir. Hary Patriadi, MT kepada News Room, Jumat (24/10). Menurutnya, selama ini pihaknya sebagai penasehat selalu memberikan arahan dan sosialisasi, agar para pengusaha dan pengepul barang bekas ini bisa bersatu. “Sebab, selama ini mereka seringkali berhadapan dengan persoalan barang-barang yang dibeli ternyata hasil curian, sehingga harus berurusn dengan persoalan hukum,”ungkapnya. Dengan bersatu, mereka bisa saling memberikan komunikasi, dan ketika ada persoalan tersebut pihaknya bisa memberikan masukan. Karena, para pengusaha dan pengepul kadang tidak tahu menahu soal barang yang dibelinya itu ternyata hasil curian, sehingga dengan komunikasi yang baik, barang-barang yang ternyata merupakan hasil cuirian bisa diambil atau dikembalikan pada pemiliknya dan tidak perlu diproses hukum. Jadi, intinya tegas Hary, para pengusaha bisa bersatu dalam tujuan yang baik. Sementara itu, para pengusaha yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Besi Tua Madura (P2BTM) di Sumenep sudah terbentuk sejak tahun 2010 lalu. Dengan Ketuanya H. Hamid, selama ini Paguyuban tersebut menjalin kerjasama yang erat diantara pedagang besi tua dan pemulung, sehingga mereka sudah ada tempat untuk melakukan pergerakan yang positif. ( Ren, Esha )