Sumenep-Kominfo News Room : Kabupaten Sumenep mengalami perkembangan wilayah yang lebih cepat dibanding wilayah lain di pulau Madura. Dengan demikian aktivitas penduduk perkotaan dan pedesaan di bidang perdagangan dan jasa semakin pesat, yang akhirnya bersinggungan dengan limbah/sampah aktivitas penduduk tersebut. Hal tersebut menjadi bahasan utama dalam Presentasi KA-ANDAL (Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan) TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Desa Batuan Kecamatan Batuan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Utami Sumekar Sumenep, Kamis pagi (22/03), hasil kerjasama antara Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sumenep sebagai pemrakarsa, serta PT. Axis Mundi Jakarta sebagai Tim Konsultan Penyusun ANDAL. Plt. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumenep, Ir. Abdul Mutallip Faradj mengatakan kepada tim bahwa pembahasan masalah dampak lingkungan akibat sampah tersebut sangat penting dibahas, yang bertujuan agar tidak terjadi masalah yang meresahkan masyarakat. Lebih lanjut Abdul Mutallip mengatakan, bahwa skandal masalah sampah dimana-mana menjadi masalah nasional. Kejadiah itu cukup di Leuwih Gajah Jawa Barat yang menjadi masalah. Ia berharap agar tim bekerja dengan serius dan profesional. Masalah sampah ini jangan di anak tirikan dan jangan dipandang dengan sebelah mata. ( Adjie, Esha )