Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-02-2016
  • 480 Kali

BKSDA Sumenep Segera Relokasi Kawanan Kera Liar Di Ladang Petani

News Room, Kamis ( 25/02 ) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Sumenep, segera merelokasi kawanan kera liar dari bukit Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, ke taman konservasi. Sebab, kera liar itu membuat petani merugi, akibat jagung mereka dimakan kera tersebut.

"Sebelum relokasi, petugas BKSDA akan melakukan survei terlebih dahulu ke Dusun Batuguluk Desa Basoka,"kata petugas BKSDA Sumenep, Dini Suryandari, Kamis (25/02).

Ratusan kera liar menyerang ladang penduduk setempat, diperkirakan telah terjadi sejak Januari 2016. Kawanan kera dari Bukit Basoka tiba-tiba datang menyerbu dan memakan habis jagung warga di lahan yang siap panen. Bahkan tidak hanya jagung. Kera-kera itu juga memakan kacang tanah dan tanaman lain milik warga.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan Koramil dan UPT Pertanian Kecamatan Rubaru, sedikitnya 30 hektar lahan jagung warga telah rusak diserang ratusan kera liar tersebut.

"Solusi terakhir yang bisa dilakukan adalah evakuasi satwa. Jadi kera-kera itu akan diambil sebagian saja supaya populasinya di Basoka tidak berkurang, kemudian kera-kera itu akan di tempatkan di wisata alam,”terangnya.

Sementara Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menilai serangan kera liar tersebut akibat maraknya penebangan yang menyebabkan gundulnya hutan. Kera-kera itu akhirnya turun sampai ke pemukiman penduduk, untuk mencari makan.

"Salah satu solusi jangka panjang memang harus ada penghijauan hutan, supaya satwa-satwa disana betah di habitatnya. Jangan sampai hutan dibiarkan gundul karena penebangan,"ungkapnya. ( Nita, Esha )