Media Center, Rabu ( 03/11 ) Memasuki musim hujan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Kalianget, Sumenep, mengimbau warga untuk waspada terhadap fenomena La Nina.
"La Nina diprediksi akan melanda Kabupaten Sumenep, pada November 2021. Fenomena ini akan berlangsung hingga Februari 2022," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Kalianget, Sumenep, Usman Kholid.
Ia menuturkan, La Nina merupakan fenomena musim global di Indonesia termasuk di Kabupaten Sumenep.
"Ini disebabkan adanya kenaikan suhu di permukaan laut Pasifik bagian tengah dan timur. Sehingga akan menyebabkan curah hujan yang tinggi," tuturnya.
Ia memaparkan, yang perlu diwaspadai fenomena La Nina di tahun ini, di antaranya potensi bencana Hidrometeorologi. Seperti angin kencang, hujan deras dan sebagainya.
Untuk itu, masyarakat Sumenep, termasuk operator kapal dan nelayan supaya selalu waspada dan berhati-hati dengan cuaca ekstrem di lautan.
“Para operator kapal dan nelayan kami imbau agar selalu berkoordinasi dengan BMKG maupun Syahbandar ketika akan beroperasi di lautan. Itu untuk mengetahui kondisi perkembangan gelombang di lautan," tukasnya.
Berdasarkan catatan tahun 2020, peningkatan curah hujan di Kabupaten Sumenep mulai dari 20 sampai 70 persen dari rata-rata hitungan dalam sebulan. ( Nita, Fer )